Belum Tentu

Beberapa partai politik sudah menentukan siapa calon presiden yang akan diusung. Masa kampanye untuk pemilu legislatif juga sedang berlangsung, melibatkan langsung calon presiden andalan masing-masing parpol. Seperti biasa, ndak cuma tentang diri sendiri yang mereka bicarakan, keburukan dan kelemahan rival pun mereka umbar. Saya sendiri, blum menentukan pilihan secara pasti siapa calon presiden yang akan saya pilih. Setiap calon punya kelebihan dan kelemahan di mata saya. Maka saya cuma akan memilih siapa yang paling baik di antara yang ada. Berikut nominasi presiden pilihan saya,, Continue reading ‘Belum Tentu’

Tanpa Alasan

Pengalaman saya berkunjung ke beberapa kota di negara lain, membuka mata saya bahwa negara lain juga punya banyak hal untuk mendatangkan turis ke negaranya. Sebelumnya, saya cuma tau bahwa Indonesia adalah surganya dunia. Banyak tempat di negara ini yang mungkin ndak tertandingi keindahan alamnya oleh negara lain. Tapi faktanya, negara lain juga punya bahkan mungkin sama indahnya dengan apa yang kita punya di sini. Selain itu, fasilitas penunjang yang mereka punya jauh lebih baik daripada yang tersedia di Indonesia. Transportasi umum yang aman, nyaman dan tepat waktu tentu menjadi andalan para wisatawan yang berkunjung ke sebuah negara, karena mereka ndak memiliki kendaraan pribadi selama berada di luar negeri. Kalaupun dana terbatas untuk membeli karcis transportasi umum, fasilitas pejalan kaki pun terjamin mutu dan kualitasnya. Itu tersedia dalam jumlah besar di negara lain yang saya pernah saya kunjungi. Continue reading ‘Tanpa Alasan’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2013 Agung Pushandaka

Indonesia Juara!!!

Final kejuaraan sepakbola AFF Under 19 (U19) yang digelar kemarin malam (22/9) di Sidoarjo, berbeda dengan siaran langsung timnas Indonesia yang selama ini saya tonton di tivi. Walaupun kejuaraan ini bukan kejuaraan yang prestisius, hanya tingkat Asia Tenggara itu pun di tingkat umur di bawah 19 tahun, tapi itu bukan masalah untuk saya dan mungkin anda. Saya ndak melihat apa kejuaraannya, siapa lawannya, tapi bagaimana penampilan timnas di atas lapangan. Meskipun saya baru mengikuti permainan timnas di kejuaraan ini sejak partai terakhir penyisihan grup melawan Malaysia, tapi saya kagum. Indonesia, di tingkat umur berapa pun, ndak pernah tampil berkelas dunia seperti ini. Pressing ketat membuat pemain lawan kesulitan mengontrol permainan, walaupun jadi terbuka kemungkinan pemain timnas dianggap melakukan pelanggaran karena benturan badan jadi sering terjadi. Pun umpan-umpan pendek satu sentuhan yang mereka peragakan ditambah dengan permainan super cepat yang menguras tenaga lawan, mirip dengan penampilan tim-tim Eropa. Continue reading ‘Indonesia Juara!!!’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2013 Agung Pushandaka

Berasa di Hollywood

Hollywood, sentra industri film Amerika Serikat, menghasilkan banyak film yang laku di pasaran termasuk di Indonesia. Mulai dari film laga, drama, horor, komedi dan sebagainya. Film drama, horor dan komedi, mungkin lebih dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Apalagi banyak kisah cinta yang difilmkan memang berdasarkan kisah nyata, pun juga kisah-kisah seram yang menjadi tema film bergenre horor, seperti The Conjuring misalnya, yang diangkat dari sebuah kisah nyata. Sementara itu, ndak banyak film laga yang berisi adu pukul, baku tembak, pembunuhan dan sebagainya yang benar-benar terjadi di kehidupan nyata, terutama di Indonesia. Tapi belakangan, Jakarta, sudah hampir mirip seperti setting film laga bikinan Hollywood. Mulai dari maraknya aksi terorisme dengan meledakkan gedung-gedung, tawuran antar geng dan terakhir, pembunuhan misterius bahkan dengan menggunakan senjata api.
Continue reading ‘Berasa di Hollywood’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2013 Agung Pushandaka

Cuma Perawan Yang Boleh Sekolah?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bikin kontroversi lagi. Kali ini di Pamekasan, MUI mendesak dibuatnya Undang-Undang yang mengakomodir diadakannya tes keperawanan bagi calon siswi yang akan menentukan kelulusan mereka di sekolah menengah umum. Katanya, UU ini akan jadi upaya preventif bagi sekolah untuk mengetahui moralitas calon siswa perempuannya. Bagi siswi yang ketauan ndak perawan karena perilaku seks bebas, maka akan dikeluarkan dari sekolah yang bersangkutan. Saya, ndak setuju banget dengan usulan ini. Terserah apakah anda akan menilai moral saya rendah karena membela mereka yang ndak perawan untuk tetap bersekolah, tapi saya juga punya alasan sendiri. Silakan juga menganggap alasan-alasan saya adalah alasan syaitan yang pengen menjerumuskan manusia ke lembah kenistaan, tapi ini beberapa alasan saya. Continue reading ‘Cuma Perawan Yang Boleh Sekolah?’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2013 Agung Pushandaka