Unstoppable: Unbelievable!

1 menit waktu baca

Saya meluangkan waktu untuk berkunjung ke bioskop Empire XXI waktu berlibur ke Jogja beberapa hari lalu. Saya sebenarnya penasaran dengan film Buried tapi ternyata blum tayang di Jogja. Maka akhirnya, di antara sekian film anak-anak dan remaja yang tersedia, saya memilih film Unstoppable, yang dibintangi salah satu aktor favorit saya, Denzel Washington. Apalagi posternya bilang, film ini inspired by true event. Saya jadi tambah penasaran walaupun kisahnya ndak akan senyata film yang based on true story.

Secara singkat, bisa saya ceritakan, film ini adalah tentang sebuah kereta ndak bermasinis yang melaju kencang di jalur utama yang melintasi beberapa kota. Parahnya, kereta ini membawa gerbong yang berisi cairan berbahaya mudah terbakar dan gas beracun yang dapat menewaskan penduduk sebuah kota. Kecepatan laju kereta itu akan berbahaya saat melintasi sebuah tikungan di pusat sebuah kota, yang akan membuat kereta itu keluar rel dan meledakkan cairan serta gas beracun yang dibawanya.

Menurut saya film ini sederhana. Ndak ada aksi berteknologi canggih. Ndak ada adegan perkelahian fisik, tapi cuma pertikaian batin di setiap tokoh dalam film ini. Misalnya, Will yang sedang bermasalah dengan istrinya, harus tetap berkonsentrasi penuh terhadap pekerjaan barunya sebagai masinis. Begitu juga Galvin, pemimpin perusahaan angkutan kereta, yang harus memilih untuk merugi karena keretanya harus dihancurkan atau mengorbankan ratusan orang di sebuah kota yang terancam jiwanya oleh kereta maut yang bergerak “liar” itu.

Yang paling menyentuh perasaan saya adalah tokoh Frank, yang sedang menanti hari terakhirnya sebagai masinis. Di saat dia diperlakukan ndak adil oleh Galvin, dia memilih untuk tetap bekerja dengan sepenuh hati. Ndak cuma untuk perusahaan yang sudah mengabaikan jasa dan loyalitasnya, tapi juga untuk banyak orang yang mungkin ndak terlalu peduli dengan profesinya.

Satu pesan luar biasa yang bisa saya petik dari film ini adalah apapun pekerjaan atau profesi kita, selama kita lakukan dengan jujur dan dedikasi yang tinggi, profesi itu akan mengangkat derajat kita menjadi lebih baik.

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2010 Agung Pushandaka

10 thoughts on “Unstoppable: Unbelievable!”

  1. Saya malah nonton film animasi 3D dua kali 🙂 – soalnya kalau itu ndak bisa ditonton di televisi 3D-nya :D.

    Unstoppable belum nonton, kapan-kapan saja, biasanya bakal tayang di televisi, ala Die Hard yang diulang-ulang terus.

  2. Belum sempat nonton, jadi belum bisa menarik kesimpulan apapun 😀
    Tapi kalo dilihat dari ceritanya sih, kayaknya oke juga yah buat di tonton 🙂

  3. wah, dari jogja ya bos? huehe..kmaren saya nonton ‘TRON’ yg 3d kcewa..katanya 3d tp yg 3d subtitle-nya doang..huehe..

    Jadi tertarik nih nonton ‘unstopable’ jg.. 😀

    -ABe-

Comments are closed.