Tolong Semangati Mereka, Pak!

2 menit waktu baca

Wajah-wajah kucel kelelahan mulai memasuki ruangan yang disediakan pihak panitia Pelatihan Blog SMA/SMK se-Bali, di SMA 2 Semarapura, Kabupaten Klungkung, yang diadakan Bali Blogger Community dan Pers Mahasiswa Udayana, juga Sloka Institute. Tapi mereka masih sedikit menyisakan antusiasme mereka untuk sekedar tau apa itu blog. Bahkan mereka yang datang dari Bangli (luar Klungkung) masih terlihat semangat.

Waktu pelatihan dimulai, situasi sepertinya akan berjalan lancar. Saya pikir, alokasi waktu 2 jam akan cukup banget kalau cuma untuk pelatihan blog. Yang lebih menyenangkan lagi, hampir sebagian peserta blum mengenal blog. Saya pikir lagi, hari ini akan jadi hari pertama mereka mengenal dan membuat blog.

Tapi, blum ada setengah jalan, masalah mulai datang. Koneksi internet yang tadinya lancar cenderung cepat, berubah menjadi lambat cenderung ndak jalan. “Kak ini gimana?” tanya seorang peserta waktu halaman yang dia lihat di layar laptopnya ndak beranjak ke halaman yang dituju selanjutnya. Rahaji yang waktu itu jadi pemateri, sesekali bertanya ke teman-temannya dan peserta, “Di situ bisa?”, “Gimana di sana?”, dsb. Sementara laptop yang dipakainya sendiri juga mentok di halaman yang itu-itu saja.

Jujur, walaupun bukan salah saya, saya ikut merasa bersalah waktu melihat raut wajah peserta mulai gelisah dan ndak bersemangat lagi. Salah satu tim dari kabupaten lain, setia menunggui perubahan yang dia nanti-nantikan di layar laptopnya. “Kak, kalau kaya’ gini, gimana?” tanyanya memperlihatkan layar laptopnya yang menampilkan tulisan “Try Again” untuk diklik karena halaman yang dituju ndak bisa dicapai karena lambatnya koneksi internet.

Ketika situasi sedikit berubah waktu panitia menyumbangkan beberapa laptop dan modemnya untuk dipinjam, peserta sudah ndak konsentrasi lagi. Bahkan, ada tim yang sama sekali blum mendaftarkan blognya. Waktu Rahaji tanya, “Apa semua blog sudah diaktifkan?”, tim ini ndak yakin menjawab. Mungkin takut akan mengganggu jalannya pelatihan kalau semua peserta harus menunggu mereka.

Saya bisiki mereka, “Oke, kita mulai dari awal. Kita bisa kejar mereka. Salah satu dari kalian, dengarkan petunjuk dari pemateri tentang menulis blog, sementara yang lainnya, segera bikin blog dan aktifkan. Saya akan bantu”. Seseorang dari mereka kemudian berbisik pelan, “Yes! Ayo kita kejar!” sambil menepukkan tangannya lemah. Tapi, semangat mereka lagi-lagi harus membeku karena harus menunggu lama untuk perubahan halaman di layar laptop mereka. Saya pun ndak punya akal lagi untuk menyemangati mereka. Sampai akhirnya, pukul 6 sore, pelatihan harus selesai, mereka sama sekali blum sempat mengaktifkan blog yang akan mereka buat.

Duh, Pak Menteri Kominfo! Jujur, saya jadi ikut kehilangan semangat melihat mereka seperti itu. Semangat mereka yang berkobar untuk sesuatu yang baru, harus padam cuma karena fasilitas yang jauh banget dari cukup. Daripada menakut-nakuti mereka dengan Rancangan Peraturan Menteri seperti kemarin, lebih baik semangati mereka dengan koneksi internet yang memadai saja deh, ndak perlu yang ngebut banget sampai disemprit polisi, seperti yang ada di iklan tivi. Cuma itu saja yang saya minta, tolong semangati mereka..

Related Post

19 thoughts on “Tolong Semangati Mereka, Pak!”

  1. Salam super-
    Salam hangat dari Denpasar-
    wah,,, infrastruktur memang sangat penting ya…
    semoga ada pihak yang berwenang penuh denagn soal ini dan membaca postingan ini…
    semangattttttt…
    hidup adalah perjuangan tanpa henti henti ya…

  2. Di Jembrana juga gitu Gung .. koneksi ngesot dan lemot … mandeg pas mau aktivasi liwat email itu, untungnya mereka tetep semangat dan nanya kalo udah seperti ini aktivasi masih tetep bisa dijalankan ndak, nanti mau aktivasi liwat warnet saja 😀 …*terharu dan tersenyum aku dengernya*
    .-= Arie´s last blog ..Pagi ini begitu Indah =-.

  3. Wah padahal anggota BBC sudah pada semangat dan mencurahkan banyak perhatian untuk pelatihan ini, tentu juga benar semangat para siswa yang dilatih bisa amblas karena tidak ada mesin pendorong yang mencukupi.

    Saya setuju sekali dengan yang Mas Pushandaka dan Bos Anton sampaikan. Negara ini perlu fasilitas yang memadai untuk pendidikan.
    .-= Cahya´s last blog ..Haruskah Diaspal? =-.

  4. jangankan di daerah Klungkung atau Jembarana, Denpasar yang seharusnya sudah bisa mengakses Internet dengan lancar koneksinya ngengek juga….

    padahal kalau pake Lab Komputer, pelatihan Blog ini sudah pasti berhasil…tapi ternyata Lab mereka ga boleh dipakai alasannya karena ada peserta dari SMA lain….ckckck…EGOIS…

  5. Mungkin saja BTS-nya lagi penuh, jadi agak lambat. Koq marah sama pak mentri? Emang pak mentri bisa apa? Ngetik pake MS office aja mereka blom beres! kenapa gak sama provider modem kalian masing-masing aja? hwuahuwuawa…

    Agung Pushandaka Reply:

    Saya ndak marah sama Pak Menteri kok mas. Saya cuma bilang, daripada buat RPM yang aneh dan ndak solutif, mbo’ ya bantu apaan kek untuk menumbuhkan semangat berinternet sehat para kaum muda itu. Salah satunya mungkin dengan menyediakan peraturan yang memudahkan tersedianya provider yang lebih baik. Terima kasih.

  6. Rancangan peraturan menteri yang baru?
    Salah komen biasa itu bli..
    Artinya?
    Saudara lama banget tak berkunjung ke blog saya.. haha.
    Ingat kolom komentar selalu di sudut kanan atas judul – bukan di bawah ye…..
    Nice post.
    .-= Gek´s last blog ..BLACK Valentine? =-.

    Agung Pushandaka Reply:

    Ah, saya jadi malu Gek karena salah komentar..

  7. wah, pelatihan blog untuk anak sekolah ya? seru… baiknya juga disisipkan etika berinternet. biar nggak dikatain alay atau abg belum pantes main internet… *banyak sih yang suka meremehkan abg yang bikin blog.
    .-= macangadungan´s last blog ..Perbedaan yang Menyatukan Kita *katanya sih gitu* =-.

    Agung Pushandaka Reply:

    Hmm.., kalau masalah alay, itu sih gaya masing-masing orang Le. Kita ndak bisa mengarahkan gaya mereka dalam blogging.

    Tapi kalau usulmu tentang menyisipkan etika berinternet, boleh banget tuh. Akan saya sampaikan kepada teman-teman lain di BBC.

  8. Iyah, udah lambat plus mahal eh menterinya sibuk bikin larang sana larang sini. Apa gak usah jauh-jauh kita ke pak Gub aja, minta sekolah2 dikasih akses yang kuenceng dan gratis gituh … 😀
    .-= aprian´s last blog ..logika hati =-.

  9. Dan kita juga harus menanamkan slogan, “biar fasilitas minim, semangat tetap terjaga!” 😀 karena yang seperti itu lah yang kami hadapi di Ende wkwkwkwkwk ;))

Comments are closed.