Kenapa Kita Repot?

Saya, menulis ini saat berada di Bali. Iya, saya sedang ditugaskan oleh kantor untuk mengikuti perundingan bilateral Indonesia-Korea, salah satunya adalah tentang investasi. Banyak hal yang dibahas oleh kedua belah pihak untuk mengatur tentang “tata tertib” berinvestasi di kedua negara oleh investor dari masing-masing negara. Hmmm,, sejujurnya saya malas mengikuti perundingan-perundingan seperti ini. Sebab jujur saja, selain saya memang seringkali merasa bosan dan mengantuk dengan kegiatan-kegiatan rapat semacam ini, saya juga ndak melihat banyak keuntungan dengan adanya perjanjian kerjasama di bidang investasi semacam ini bagi negara kita. Saya kadang merasa, kita ini punya hampir semua yang dibutuhkan oleh negara lain di dunia. Tapi, kita seperti negara yang ndak punya apa-apa. Bisa menangkap maksud saya? Continue reading “Kenapa Kita Repot?”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2013 Agung Pushandaka

Antara Bodoh dan Serakah..

Sudah dengar berita tentang tertipunya Gayus Tambunan di dalam penjara? Memang sih, siapa pun bisa saja tertipu, apalagi kalau tingkat kecerdasan si korban kalah dengan pelaku. Tapi apa iya, seorang Gayus yang mantan staf Kementerian Keuangan Republik Indonesia, bisa tertipu dengan cara yang sama sekali jauh dari logika dan cenderung berbau klenik? Tentu ndak layak untuk meragukan kecerdasan dan kepintaran Gayus. Sebab ndak gampang lho, bisa diterima dan bekerja sebagai pegawai negeri sipil di instansi negeri itu seperti Gayus. Jadi ndak masuk akal sehat saya, kalau seorang Gayus yang begitu cerdik meraup uang sedemikian banyak, bisa tertipu oleh seorang Ahmad Muntoha.

Continue reading “Antara Bodoh dan Serakah..”

Bayar Berapa?

Saya memperhatikan ada beberapa pertanyaan yang sering saya dengar sewaktu saya mengabari beberapa kerabat dan teman bahwa saya lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sampai tahap akhir. Memang beberapa pertanyaan itu ndak begitu saja ditanyakan oleh setiap orang yang saya kabari. Tapi, beberapa diantaranya paling banyak saya dengar baik secara langsung maupun ndak langsung. Ada yang bertanya dengan nada bercanda, tapi ada juga yang serius. Berikut di antaranya..

Continue reading “Bayar Berapa?”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka