Belajar dari Poldi

Saya pernah punya anjing peliharaan. Saya beri nama Poldi. Anjing rottweiller itu saya beli karena permintaan adik saya yang iba saat melihat anjing tersebut dikurung dalam kandang sempit di sebuah pet shop di Denpasar. Saat saya membelinya dengan harga murah, kondisinya sangat memprihatinkan. Badannya kurus, jalannya pincang dan seperti ndak terawat baik. Saat saya minta kartu dokternya, si penjual ndak bisa menunjukkannya. Saya memutuskan untuk membelinya setelah si anjing mendatangi dan menjilati tangan saya, begitu dibebaskan dari kandangnya.

Sampai di rumah, Poldi – tadinya diberi nama Rocky oleh pemilik sebelumnya – ternyata juga mencret. Tindakan pertama yang saya lakukan adalah memberinya air minum yang banyak. Benar, begitu air minum saya sodorkan ke hadapannya, Poldi langsung minum banyak. Mungkin itu gambaran sekilas mengenai Poldi. Kali ini saya mau berbagi cerita mengenai hal mengagumkan yang patut saya contoh dari Poldi, seekor anjing peliharaan. Continue reading “Belajar dari Poldi”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2015 Agung Pushandaka

Related Post