Mengenal Lambang Negara

Heboh kaos bermerk Giorgio Armani sepekan lalu, membuat saya penasaran untuk membuka Undang-Undang (UU) tentang lambang negara kita, Garuda Pancasila. Trus, saya akan coba kaitkan UU itu dengan kasus Garuda Armani.

Garuda Pancasila, menurut wikipedia, dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak. Waktu itu, beliau adalah Menteri Negara Zonder Porto Folio Republik Indonesia Serikat. Beliau memimpin sebuah panitia perancang lambang negara yang beranggotakan M. Yamin, K. H. Dewantoro, M. A. Pellaupessy, M. Natsir, R. M. Ngabehi Purbatjaraka. Melalui proses sayembara, terpilih 2 finalis lambang karya Sultan Hamid dan M. Yamin. Tapi, karena karya M. Yamin mengandung gambar sinar matahari yang dianggap menunjukkan pengaruh Jepang, maka karya Sultan Hamid yang kemudian diterima oleh pemerintah dan DPR sebagai “pemenang”.

Indonesia 2010

Tahun 2009 baru saja berlalu. Banyak hal yang telah saya pelajari di tahun kemarin. Salah satunya adalah tentang apa yang akan saya tulis hari ini di sini. Tulisan ini terilhami dari sebuah tulisan Mr. Ali Sastroamidjojo yang berjudul Seri Politik 1: Bangsa dan Kebangsaan, terbitan tahun 1947. Terima kasih untuk Bli Nyoman Suryanatha yang mau berbagi tulisan ini.

Masih Tentang Malaysia, Kita Harus Apa?

Sebenarnya, saya sudah malas membicarakan tingkah laku malaysia terhadap kita, Indonesia. Saya sekarang cuma pengen menyampaikan solusi yang mungkin bisa dijalankan oleh pemerintah kita. Saya akan mengkategorikan solusi ini mulai dari yang paling sopan, sampai yang paling kasar. Kenapa saya harus menyuarakan sebuah solusi kasar? Karena solusi semacam ini memang dibenarkan dalam hukum internasional, selama solusi ini menjadi alternatif terakhir setelah percobaan solusi damai yang ndak pernah berhasil.