Menjalankan Undang-Undang

Masih tentang hal-hal yang menghapuskan atau mengurangi pidana. Sebelumnya saya sudah membaca pasal-pasal KUHP yang bisa menghapuskan/mengurangi pidana seperti orang yang melakukan perbuatan melawan hukum adalah penderita sakit/cacat jiwa, atau seseorang melakukan perbuatan karena ada daya paksa, atau karena melakukan pembelaan diri. Kali ini saya pengen berbagi tentang ndak bisa dipidananya seseorang apabila dia melakukan perbuatan dalam rangka menjalankan undang-undang, sekalipun perbuatan itu merupakan perbuatan melawan hukum.

Continue reading “Menjalankan Undang-Undang”

Keterpaksaan

Apa pun alasannya, seharusnya kita bertanggung jawab atas setiap perbuatan yang kita lakukan. Banyak alasan yang mendasari perbuatan kita, misalnya logika. Logika kadang membuat kita melakukan hal yang bertentangan dengan nurani, misalnya di saat kita dalam keadaan terpaksa. Keterpaksaan ini membuat kita sanggup melakukan sesuatu yang mungkin ndak pernah kita pikirkan sebelumnya, termasuk melakukan sebuah kejahatan. Keterpaksaan biasanya muncul dari luar diri seseorang yang membuat orang itu berada dalam tekanan lahir dan/atau bathin yang sangat kuat, sehingga mau ndak mau orang itu harus berbuat sesuatu.

Continue reading “Keterpaksaan”