Mega Pangkal Jupe

“Kenapa harus Mega ya, mas?” tanya Ary, adik saya waktu kami melintas di Bypass Ngurah Rai Denpasar. Pertanyaan itu tercetus waktu kami melihat banyaknya bendera merah bergambar banteng gemuk dengan moncong putihnya, juga poster dan baliho ukuran besar bergambar Megawati Soekarnoputri di jalanan. Iya, Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) memang sedang mengadakan hajatan besar di Denpasar yang topik utamanya adalah memilih ketua umum partai. Lagi-lagi, Megawati menjadi kandidat kuat. Bahkan, sebelum kongres dimulai pun, orang-orang sudah yakin kalau Megawati yang akan kembali memimpin partai. Sepertinya, PDI-P ndak bisa melepaskan diri dari bayang-bayang sosok “Ibu”. Trus, apa hubungannya Mega dan Jupe, bakal calon wakil bupati Pacitan?

Related Post

Kalah Pilpres, Gubernur Diancam

Hari ini, Kompas memberitakan bahwa Bibit Waluyo, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), minta maaf kepada DPP PDI-P karena dianggap gagal memenangkan pasangan Megawati-Prabowo dalam pemilihan presiden (pilpres) kemarin, minimal untuk daerah pemilihan Jateng. Perlu ya seperti itu? Saya punya pendapat sendiri.

Related Post