Mega Pangkal Jupe

“Kenapa harus Mega ya, mas?” tanya Ary, adik saya waktu kami melintas di Bypass Ngurah Rai Denpasar. Pertanyaan itu tercetus waktu kami melihat banyaknya bendera merah bergambar banteng gemuk dengan moncong putihnya, juga poster dan baliho ukuran besar bergambar Megawati Soekarnoputri di jalanan. Iya, Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) memang sedang mengadakan hajatan besar di Denpasar yang topik utamanya adalah memilih ketua umum partai. Lagi-lagi, Megawati menjadi kandidat kuat. Bahkan, sebelum kongres dimulai pun, orang-orang sudah yakin kalau Megawati yang akan kembali memimpin partai. Sepertinya, PDI-P ndak bisa melepaskan diri dari bayang-bayang sosok “Ibu”. Trus, apa hubungannya Mega dan Jupe, bakal calon wakil bupati Pacitan?

Related Post

Selanjutnya Apa?

Pemilu selesai sudah. Pilpres yang dijadwalkan berlangsung 2 putaran karena terdapat 3 pasangan calon, secara spektakuler berlangsung cuma 1 putaran karena capres-cawapres Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono berhasil mengumpulkan lebih dari 50% total suara yang ada. Di luar semua kekurangan pemilu (yang saya rasa hal ini disengaja), saya cuma bisa bertepuk tangan untuk kemenangan SBY.

Related Post