Timnas vs Nurdin

Kekalahan 0-3 dari malaysia di final pertama Piala AFF 2010 memang menyakitkan bagi semua pecinta timnas sepakbola Indonesia. Bahkan karena terlalu sakit, beberapa suporter sampai menghujat tuan rumah yang melakukan kecurangan. Menurut saya alasan itu berlebihan, tapi saya ndak mau membantahnya. Biarlah setiap orang punya pandangannya masing-masing melihat kekalahan itu. Saya pribadi justru punya sudut pandang yang lain untuk kekalahan ini. Saya justru mendapat sisi positif dari kekalahan itu, terutama yang berkaitan dengan keberadaan Nurdin Halid, si ketua PSSI.

Continue reading “Timnas vs Nurdin”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Ya Sudahlah, SBY..

Akhirnya, kemarin (1/9) SBY menyampaikan pidatonya mengenai hubungan RI-malaysia yang kembali menghangat karena sengketa perbatasan. Sejujurnya saya kecewa dengan pidatonya, karena cuma mengulang-ulang cerita yang sudah sering saya baca di koran belakangan ini. Instruksi darinya pun cuma berputar-putar di tempat yang sama, seperti penyelesaian secara diplomatis, mendorong malaysia untuk segera berunding, dsb., yang selalu disampaikan setiap malaysia berulah. SBY menolak untuk melakukan cara-cara keras apalagi menyatakan perang. Okelah, saya pribadi pun berharap sebisa mungkin jangan perang. Tapi jangan lagi kejadian yang sama terjadi berkali-kali.

Continue reading “Ya Sudahlah, SBY..”

Masih Tentang Malaysia, Kita Harus Apa?

Sebenarnya, saya sudah malas membicarakan tingkah laku malaysia terhadap kita, Indonesia. Saya sekarang cuma pengen menyampaikan solusi yang mungkin bisa dijalankan oleh pemerintah kita. Saya akan mengkategorikan solusi ini mulai dari yang paling sopan, sampai yang paling kasar. Kenapa saya harus menyuarakan sebuah solusi kasar? Karena solusi semacam ini memang dibenarkan dalam hukum internasional, selama solusi ini menjadi alternatif terakhir setelah percobaan solusi damai yang ndak pernah berhasil.