Kenapa Kita Repot?

Saya, menulis ini saat berada di Bali. Iya, saya sedang ditugaskan oleh kantor untuk mengikuti perundingan bilateral Indonesia-Korea, salah satunya adalah tentang investasi. Banyak hal yang dibahas oleh kedua belah pihak untuk mengatur tentang “tata tertib” berinvestasi di kedua negara oleh investor dari masing-masing negara. Hmmm,, sejujurnya saya malas mengikuti perundingan-perundingan seperti ini. Sebab jujur saja, selain saya memang seringkali merasa bosan dan mengantuk dengan kegiatan-kegiatan rapat semacam ini, saya juga ndak melihat banyak keuntungan dengan adanya perjanjian kerjasama di bidang investasi semacam ini bagi negara kita. Saya kadang merasa, kita ini punya hampir semua yang dibutuhkan oleh negara lain di dunia. Tapi, kita seperti negara yang ndak punya apa-apa. Bisa menangkap maksud saya? Continue reading “Kenapa Kita Repot?”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2013 Agung Pushandaka

Related Post