Siapa Musuhmu?

1 menit waktu baca

Penyerangan Mapolsek Hamparan Perak, Sumatera Utara, oleh sekelompok orang bersenjata, konon merupakan balasan atas tewasnya beberapa orang dalam penyergapan yang dilakukan Densus 88. Sebelumnya, di Buol, Sulawesi Tengah, warga menyerang Mapolsek Biau setelah seorang warga tewas di dalam tahanan mapolsek. Di waktu yang hampir bersamaan, Mapolsek Ulu Rawa, Sumatera Selatan, dibakar massa yang konon disebabkan oleh arogansi polisi. Tadi pagi (30/9), ledakan yang terjadi di Bekasi,ย  ada dugaan bahwa serangan ditujukan ke pos polisi yang berada di dekat lokasi kejadian — semoga dugaan itu salah.

Fenomena apa ini? Saya melihat hal ini sebagai semakin berkurangnya kepercayaan terhadap polisi secara umum. Ndak ada lagi rasa hormat kepada polisi. Citra polisi belakangan ini semakin kuat dan tegas menggambarkan bahwa kepolisian banyak diisi orang-orang arogan dan serakah. Polisi ndak lagi bisa dipercaya sebagai penjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Misalnya, banyak yang bilang, kelompok preman sekarang justru dilindungi oknum polisi. Polisi juga semakin berani menegakkan hukum kepada mereka yang kecil dan miskin, tapi tunduk kepada kemauan yang besar dan kaya.

Saya bilang, polisi memilih pihak yang salah untuk dijadikan musuh. Mereka malah memilih untuk bermusuhan dengan masyarakat luas, sementara musuh mereka yang sebenarnya, teroris, gerakan separatis dan koruptor, semakin kuat dan gencar menebar kekacauan di negeri ini. Seharusnya yang ideal adalah polisi, tentara dan rakyat — ditambah dengan beberapa pemimpin yang bersih, arif dan bijaksana — berada di pihak yang sama untuk menjaga kedaulatan dan kehormatan negeri melawan mereka yang saya sebut di atas. Kalau sekarang polisi menambah musuh, yaitu rakyat kecil yang jumlahnya ratusan juta jiwa, maka polisi sama dengan berjalan tegap menuju kehancuran mereka sendiri.

Jadi polisi, musuhmu sudah jelas bukan rakyat. Berbenahlah polisi..

27 thoughts on “Siapa Musuhmu?”

  1. Negeri ini dibangun oleh rakyat, jika yang berkuasa dan penganyom masyarakat lupa akan hal itu, maka keruntuhan kekuasaan hanya tinggal menunggu waktu.

    Saya kok susah juga ya rasanya percaya sama polisi, mungkin karena lunturnya citra kepolisian sudah sampai ke titik yang tidak tertolong? Entahlah…

  2. Kebetulan selama ini sering berhubungan dengan mereka, jadi sedikit banyak tahu. Dalam banyak kesempatan, mereka sering mengambil kesempatan dalam kesempitan. Saya justru kasihan kepada mereka yang benar-benar lurus menjalankan tugas, justru menjadi korban atau dijadikan korban.
    Rakyat kita memang sasaran yang empuk ๐Ÿ™

  3. sebaiknya, memang semua pihak berbenah diri dan menjadi lebih bertanggung jawab. saya rasa hanya dengan kesadaran yang tinggi saja sehingga kita dapat merubah keadaan menjadi lebih baik…

    1. Kalau hal ini ndak penting untuk anda komentari, seharusnya anda ndak perlu memaksakan diri untuk berkomentar. Terima kasih. ๐Ÿ™‚

  4. malas sebenarnya polisi digaji oleh rakyat, seperti hal-nya PNS.

    Kalau mau membicarakan bobrok polisi, mungkin akan jadi panjang lebar. Dan sayangnya yang kita lihat di masyarakat banyak juga saudara dan kerabat yang menjadi polisi. Jadi serba salah..

    1. Saya sebenarnya pengen mengupas kebaikan polisi, tapi itu cuma dilakukan oleh segelintir “oknum” saja, bukan oleh lembaga. Kalau anda punya pandangan positif tentang lembaga Kepolisian Republik Indonesia, kenapa anda ndak tulis tentang itu? Jadi informasi yang tersedia lebih seimbang.

      Lagipula, saya mengkritik polisi adalah karena saya pengen polisi jadi seperti yang saya banggakan dulu.

  5. @Pak Aldy
    idem Pak
    *maksudnya saia pernah berhubungan dengan mereka, jadi sedikit banyak tahu. Dalam banyak kesempatan, mereka sering mengambil kesempatan dalam kesempitan

    doh! ngopas komeng nih ๐Ÿ˜‰

  6. terkadang. . . polisi itu menggunakan kuasa yang dimilikinya buat berbuat seenaknya. hal ini lah yang kadang jadi pemicu rakyat untuk tidak hormat pada polisi lagi.
    semoga kejadian kayak kemaren2 itu ndak ada lagi deh. . . ๐Ÿ˜€

  7. *** jadi inspektur Khan dalam film India, yang kerjaan nya memeras orang yang minta bantuan polisi ***
    Tapi bagaimana pun juga masih polisi yang masih diharapkan oleh masyarakat untuk menjaga keamanan kita.
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  8. Terus terang, sekarang kalau kita menyewa polisi sebagai body guard pun rasanya tetap tidak aman. Kalau polisi saja bisa disepelekan begitu sama para rampok, apalagi kita orang biasa?
    Sudah rahasia umum kalau banyak pihak yang pakai becking polisi dan preman, alhasil preman jg merasa dilindungi. Ya klo preman dan teroris diberantas, polisi or densus 88 ga da kerjaan lagi dong ya .. ๐Ÿ™‚

    Tapi saya masih mau mencoba u/ percaya pada polisi. Mudah2an mereka bisa berbenah jadi lebih baik ya. Terutama sekarang perampok2 CIMB sdh tertangkap, nilai polisi yg kemarin merosot skrg naiklahhh sedikit…

  9. Saya pernah liat satu mobil polisi berhenti di depan kios togel, tak kira mau nangkep yang jual, taunya minta duit jatah terus pergi dah

Comments are closed.