Selebrasi Gol Sepakbola

Sepakbola tidak cuma tentang olahraga, tapi juga drama yang memainkan emosi penontonnya. Itulah kenapa, sepakbola menjadi cabang olahraga yang paling banyak digemari orang di seluruh dunia.

Tulisan ini terinspirasi dari iklan komersial minuman bersoda tentang selebrasi gol. Ini adalah selebrasi yang saya ingat karena keunikannya.

1. Selebrasi gol dengan meletakkan jari telunjuk di bibir, dengan konotasi membungkam suporter lawan. Seingat saya, selebrasi ini dipopulerkan oleh Gabriel Batistuta yang dimaksudkan agar para pengamat sepakbola berhenti memuja Ronaldo Luis de Lima yang waktu itu sangat menarik perhatian dunia karena kemampuan individunya yang menakjubkan.

Batistuta juga mempopulerkan selebrasi meletakkan telapak tangannya di belakang telinga yang merujuk kepada para pemuja Ronaldo yang sangat menganggapnya sebagai yang terbaik.

Selebrasi Batistuta dilatarbelakangi oleh perseteruan abadi antara Brasil dan Argentina dalam sepakbola.

2. Tapi kemudian Ronaldo punya selebrasi sendiri yang konon ditujukan untuk membalas selebrasi Batistuta. Setiap dia mencetak gol, maka dia akan berlari kecil sambil menggerakkan jari telunjuk kanannya yang berarti, “sudah kubilang, bukan?”

Maksudnya adalah, Ronaldo ingin mengatakan kepada rivalnya, dia sudah peringatkan bahwa seorang Ronaldo adalah pemain yang berbahaya.

Di Piala Dunia 2002, Ronaldo yang mempopulerkan model rambut kuncung juga membuat selebrasi khusus dengan meletakkan tangannya menutupi kening. Selebrasi ini bermaksud bahwa aksi-aksinya memukau dan menyilaukan.

3. Selebrasi menimang bayi. Selebrasi ini dipopulerkan oleh Bebeto, tandem Romario di Piala Dunia 1994. Untuk merayakan kelahiran bayinya, ia meletakkan kedua tangannya di depan dada dan menggerakkannya ke kanan dan kiri seperti sedang menimang bayinya.

Sampai sekarang, selebrasi ini masih cukup sering diperagakan walaupun sudah mulai digantikan dengan meletakkan ibu jari di dalam mulut, merujuk kepada bayi/balita yang sedang menyusu.

Kedua selebrasi ini biasanya dilakukan oleh seorang pemain yang mendedikasikan golnya kepada sang anak. Selebrasi ngemut jempol ini dipopulerkan oleh Luis Garcia semasa memperkuat Liverpool.

4. Selebrasi mencium cincin kawin. Selebrasi ini tentu saja ditujukan kepada sang istri. Dedikasi untuk istri juga dilakukan dengan cara menunjuk ke arah kursi yang ditempati sang istri di tribun.

Tapi cara ini tentu saja baru bisa dilakukan kalau sang istri datang langsung ke stadion. Belakangan, selebrasi menunjuk ke tribun penonton tidak cuma ditujukan kepada istri, tapi bisa saja orang tua si pemain, sahabat, atau mungkin presiden klub yang dibelanya.

5. Selebrasi dengan menunjuk ke arah rekan setim. Biasanya orang yang ditunjuk adalah rekan yang berandil untuk gol yang dibuat si pencetak gol dengan memberikan umpan yang memudahkan terjadinya gol.

Selebrasi semacam ini, setau saya, dipopulerkan oleh George Weah semasa memperkuat AC Milan dengan menunjuk kepada pemberi umpan sambil tetap berlari merayakan golnya.

6. Selebrasi unik milik Marc Bresciano juga tersimpan baik di memori saya. Selebrasi itu dilakukan dengan cara mematung. Selebrasi ini cuma dilakukan dalam beberapa detik saja.

7. Selebrasi milik Francesco Moriero. Tapi selebrasi yang dia lakukan justru untuk merayakan gol yang dicetak rekan setimnya. Berupa gerakan membersihkan sepatu si pencetak gol, yang diletakkan di atas lututnya.

Selebrasi unik lainnya seperti, perayaan ala Luca Toni yang merenggangkan jari-jari tangan kanannya kemudian menggerakkannya di dekat telinga kanannya.

Ada juga selebrasi ala Pippo Inzaghi yang berlari histeris menuju tiang bendera di sudut lapangan.

Atau selebrasi Tim Cahlill bak seorang petinju yang sedang berlatih dengan menggunakan tiang bendera sudut lapangan. Sama uniknya adalah gaya sniper yang diperagakan Andy van der Meyde setelah mencetak gol.

Mungkin anda juga masih ingat dengan selebrasi Vicenzo Montella dengan selebrasi ala pesawat terbangnya.

Pun selebrasi milik Brian Laudrup di Piala Dunia 1998 yang seperti sedang berbaring di pantai kepalanya ditopang salah satu tangannya.

Semuanya unik dan mudah terkenang.

Tapi, di antara selebrasi unik dan kreatif itu, beberapa pemain juga melakukan selebrasi yang justru membuatnya dikecam atau dikenai sanksi karena dianggap tidak layak atau tidak mencerminkan sportifitas. Beberapa di antaranya adalah:

1. Perayaan gol Robbie Fowler yang beraksi bak seorang pecandu kokain. Aksi itu membuatnya didenda oleh FA.

2. Selebrasi ala kecoak sekarat. Selebrasi ini dilakukan oleh pemain-pemain asal Brasil yang memperkuat Real Madrid antara lain Ronaldo, Robinho dan Roberto Carlos.

Selebrasi ini bahkan dikecam oleh Raul Gonzales sebagai kapten Real Madrid waktu itu karena konon ditujukan kepada tim lawan yang sekarat menghadapi serangan Real Madrid.

3. Selebrasi ala Emanuel Adebayor terhadap suporter Arsenal. Aksi ini dilakukan saat klubnya, Manchester City, mengalahkan mantan klubnya, Arsenal.

Adebayor merayakan golnya dengan aksi yang berlebihan dengan berlari sepanjang lapangan menuju tribun tempat fans Arsenal.

Tapi di balik itu semua, ada juga beberapa pemain yang menolak merayakan gol yang diciptakannya. Hal ini dipelopori oleh Batistuta yang bahkan menangis saat dia mencetak gol bagi AS Roma ke gawang Fiorentina, mantan klubnya.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan si pemain kepada mantan klubnya yang telah berjasa membesarkan namanya. Cristiano Ronaldo sempat meniru tindakan ini waktu mencetak gol ke gawang Sporting Lisbon.

Author: Agung Pushandaka

Selain di blog ini, silakan temui saya di blog lain yang saya kelola bersama istri saya, Rebecca, yang bercerita tentang anak kami, K, di sini: Panggil Saja: K [keI].

18 thoughts on “Selebrasi Gol Sepakbola”

  1. Vicenso Montela dengan gaya selebrasi golnya yang khas, yaitu membentangkan kedua tangannya kemudian berlari meliuk-liuk, sehingga dijuluki “Si Pesawat Terbang”.

  2. saya pasti paleng inget selebrasinya mas omar batigol batistuta yang menembak ke arah penonton, lah wong dia itu jagoan saya,hehehe 😀

  3. yah..selebarsi terciptanya gol adalah bentuk kebahagiaan tersendiri..saya juga bisa merakasan ketika dapat menjebol gawang lawan saat main futsal…apalgi dalam event International, bisa kebayang deh kebahagiaannya…

    salam, ^_^
    .-= Didien®´s last blog ..Lagu Rindu =-.

  4. Melihat banyak pemain top dunia yang berkembang saat ini, sy rasa masih belum ada yang menyaingi kharisma favorit: si BAtigol, Gabriel BATISTUTA. Selebrasinya sangat responsif sesuai situasi pertandingan dan sangat menghargai fairplay. Selebrasi gol lainnya, dari para pemain afrika, biasanya langsung lompat salto dan bergoyang menari-nari. Ada juga yang menunjuk keatas langit, mengucap rasa syukur pada Yang Diatas Sana, seperti yang dilakukan Mas Bambang Pamungkas (BP) dari liga domestik.
    .-= TuSuda´s last blog ..3 SUMBER HUBUNGAN PENYEBAB HIDUP BAHAGIA =-.

  5. selebrasi yg keren menurut sy adalah diego milito.. khas bgt dah gayannya.. keren abis… 😀

    salam kenal sesama penggila inter..

Comments are closed.