Mereka Cuma Mau Berpesta!

1 menit waktu baca

Siang kemarin, untuk melepas penat, saya memutuskan untuk bersepeda motor menyusuri jalanan di sekitar rumah. Ndak perlu jauh pergi dari rumah, saya melihat sebuah bendera Belanda berukuran super-besar berkibar dengan gagahnya di sebuah sudut jalan. Saya segera mengerti, hal ini adalah ekspresi antusiasme si pengibar bendera, atas berlangsungnya Piala Dunia Afrika Selatan 2010. Sebelumnya saya cuma tau, antusiasme semacam ini terjadi di daerah wisata seperti Kuta dan sekitarnya yang banyak dihuni oleh warga negara peserta Piala Dunia. Sempat terbersit pertanyaan di otak, apa yang akan terjadi andai bendera itu berkibar pada sekitar tahun 1945? Mungkin peristiwa Hotel Oranje di Surabaya 1945 bisa terulang di Denpasar.

Bendera Belanda berkibar di ujung Jalan Waturenggong Denpasar

Atau, bayangkan bagaimana perasaan pemuda-pemudi Indonesia di tahun 1945 kalau melihat foto di bawah ini. Sebuah bendera Inggris yang berukuran cukup besar berkibar di Jalan Tukad Pakerisan Denpasar menenggelamkan sebuah Bendera Merah-Putih di bawahnya. Apalagi, terlihat jelas bahwa Sang Merah-Putih seperti ndak terawat. Warna merahnya buram, dan ujung-ujungnya pun sudah robek seperti termakan usia. Sebuah ironi tentu saja, bendera negara asingย  yang juga jadi sekutu Belanda pada jaman penjajahan dulu, berkibar gagah di Denpasar mengalahkan bendera negara sendiri.

Bendera Inggris berkibar lebih tinggi daripada Sang Merah-Putih

Tapi tenang saja. Saya sih masih yakin mereka yang memasang bendera-bendera negara asing itu blum kehilangan semangat nasionalisme mereka. Mereka cuma mau berpesta. Iya, bukankah Piala Dunia 2010 adalah pestanya seluruh insan sepakbola di muka bumi? Jadi, saya merasa ndak keberatan melihat bendera-bendera itu berkibar di langit pertiwi Indonesia, walaupun di hati terdalam, saya merasa apa yang mereka lakukan sedikit berlebihan. Di sisi sebaliknya, saya juga melihat hal ini sebagai wujud kerinduan mereka terhadap prestasi sepakbola nasional yang ndak pernah datang lagi untuk dapat mereka banggakan.

Bendera negara peserta Piala Dunia di Jalan Tukad Pakerisan Denpasar
Bendera-bendera asing berukuran kecil di Jalan Waturenggong Denpasar

Sekarang bayangkan saja, seberapa banyak dan seberapa besar ukuran Sang Merah-Putih yang akan mereka kibarkan kalau tim nasional sepakbola Indonesia bisa tampil di Piala Dunia dan bermain seperti Korea Selatan saat mengalahkan Yunani beberapa hari lalu. Bangkitlah sepakbola Indonesia..

Related Post

34 thoughts on “Mereka Cuma Mau Berpesta!”

  1. Jadi sedih bacanya.
    Ya seperti katamu, coba tim Indonesia bisa main di Piala Dunia, bagaiman rasanya bangsa Indonesia ini bangganya? Luar biasa tentu saja, bahkan mungkin pemerintah akan meliburkan sekolah dan kantor khusus untuk persiapan menonton pertandingan Tim kita. Sayang itu masih mimpi saja…

  2. saya juga sempat berpikir begitu pak, ketika melihat banyak bendera peserta piala dunia berkibar di jalan2, melihat bendera belanda, jadi ingat juga sejarah peristiwa perobekan bendera itu.

    btw, seharusnya kalau Indonesia lolos ke putaran final piala dunia, semua bendera lainnya akan minggir dan diganti dengan sang saka merah putih… walaupun pesimis itu bisa terjadi, kita doakan saja ๐Ÿ™‚

  3. Saya pernah mengalami situasi serupa sewaktu saya masih tinggal di Denpasar empat tahun lalu. Di jalan Kartini, Gajah Mada dan hampir di seluruh kota Denpasar bermunculan berbagai bendera peserta WC 2006 waktu itu. He he he…

    Benar kata bli Gung; mereka cuma mau berpesta, tidak lebih dari itu. Seandainya saja Indonesia bisa tembus Piala Dunia, saya sendiripun akan menaikkan bendera seperti layaknya 17-an…. sebulan penuh!

  4. Ada banyak dekat desa suami saya.
    Satu desa, isinya bendera negara2 yang ikut World Cup, satu rumah beda bendera.

    Kalo di denpasar kan masih jarang-jarang.. hehe.

  5. yah…semoga anak bangsa ini berpikiran sama seperti mas ndaka, tentunya dengan begitu kita akan punya impian dan terus berusaha agar bisa masuk world cup.

  6. hiks… iya ya, kapan Indonesia bisa main di Piala Dunia? kalo gak salah, kmrn FIFA menolak Indonesia krn gak ada dukungan dari pemerintah Indonesia… gitu alasannya.

  7. Sebaiknya sih, mereka memasang juga bendera negara kita, yang cukup besar berkibar, mengimbangi bendera negara asing peserta piala dunia itu.

  8. Pasti akan ada waktu yang tepat, Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia. Yang penting dari sekarang kualitas pembinaan dan pertandingan liga domestiknya ditingkatkan. Semoga…

  9. Sekarang bayangkan saja, seberapa banyak dan seberapa besar ukuran Sang Merah-Putih yang akan mereka kibarkan kalau tim nasional sepakbola Indonesia bisa tampil di Piala Dunia dan bermain seperti Korea Selatan saat mengalahkan Yunani beberapa hari lalu. Bangkitlah sepakbola Indonesia..

    Saya agak tersentuh membacanya. Hmmm… Semoga saja

  10. 4 tahun yang lalu juga sama seperti itu…
    Prihatin juga sie liatnya, banyak bendera negara asing dengan ukuran yang besar berkibaran….
    Tidak seperti sebaliknya ketika hari proklamasi, sangat jarang ditemukan bendera Merah Putih yang berukuran besar berkibaran…
    Salam kenal…

  11. Anakku yang baru kelas 1 SD aja selalu bertanya apabila liwat di sederetan bendera asing yang berkibar dengan ukuran super gede, bendera apa itu pak โ“ malah istriku mengira musim layang-layang sudah dimulai (bendera2 itu dikira bendera sekeha layang-layang) ๐Ÿ˜† . Tapi apakah euforia piala dunia dengan dengan mengibarkan bendera peserta PD itu hanya terjadi di Bali atau ada daerah lain yang mempunyai demam & fanatisme yang sama , aku gak tahu.

  12. huft…
    wah gak bener nih Gan…

    klo liat bendera gituan…
    HANCUR GAN !!!!!!!

    hehehehehe
    *becanda Gan…

    yg pasti, kita pasang bendera Inter Milan aja Gan…
    *piss

  13. Aminnn….!! Semoga sepak bola kita cepat bangkit..biar bendera kita bisa berkibar lebih besar…tapi jgn sampe juga sob gara2 bola anggarannya ngalahin anggaran pendidikan ..hehehe salam kenal…

  14. apakah dg mengibarkan bendera seperti ini bukannya telah melecehkan bangsa kita?
    duhh…saya ini terlalu nasionalis jadi rada ga suka ada bendera negara org berkibar sembarangan di negeri ini…

  15. saya inget waktu kecil dulu bangga banget nonton piala Tiger pas jamannya Fachri Husaini kalo g salah, PSSI jagoan euy…semoga bisa bangkit lagi sepakbola Indonesia, juga cabang olahraga yang lain…Atlet sportif, official sportif, pengurus jujur, wasit sportif, olahraga Indonesia bakal maju!!! ๐Ÿ™‚

  16. Saya malah tidak menemukan yang seperti itu di sekitar tempat saya. Sepertinya mereka sedang kebanyakan dana deh, sempat-sempatnya buat bendera besar-besar ๐Ÿ˜€

  17. sihir sepakbola memang luar biasa, pas arema menjadi juara ISL kemarin, spanduk2 besar AREMA bertebaran di seluruh penjuru kota malang… hanya saja untuk piala dunia spanduk/bendera asing gak semeriah di bali

  18. Wah…bendera merah putih akan berkibar disepanjang jalan kenangan…tercatat dalam buku sejarah…dan akan dihapal oleh semua pelajar karena akan masuk ujian sejarah…he..he..
    Semoga saja TIMNAS kita akan masuk World Cup suatu saat nanti..
    Amin

  19. Bener gung, jangan dianggap berlebihan. Anggap aja euforia dari sebuah pesta Piala Dunia 2010 ini dan anggap juga sebagai sebuah “sentilan” buat persepakbolaan Indonesia yang acak kadut kayak goyang dangdutnya Trio Macan.

    Kalo Indonesia masuk piala dunia, itu bendera Merah Putih bakalan dikerek sebulan penuh deh hehehe ๐Ÿ™‚

  20. nggak gitu ngerti soal sepak bola sih, tapi ikutan berharap semoga piala dunia selanjutnya Indonesia bisa masuk biar banyak bendera dimana-mana

  21. hari ini pastika bilang di koran, “mana nasionalisme para pengibar bendera itu?”

    mungkin dia yg dulu termasuk mengusir belanda. ๐Ÿ˜€

    Agung Pushandaka Reply:

    Wah, pak gubernur ke mana saja selama ini? Bendera-bendera itu sudah berkibar selama hampir 2 minggu, dia baru ngeh hari ini? ๐Ÿ™‚

Comments are closed.