Kontroversi Kasus Saipul

Berita tentang kecelakaan lalu lintas yang menimpa penyanyi Saipul Jamil yang menewaskan istrinya sendiri di jalan tol Cipularang masih banyak disiarkan di berbagai media. Tragedi ini kemudian berkembang menjadi kasus pidana karena Saipul diduga lalai dan harus bertanggung jawab secara hukum.

Banyak komentar saya baca di internet tentang kasus ini. Banyak yang pro, tidak sedikit juga yang kontra dengan upaya pengusutan oleh polisi.

Berdasarkan penyelidikan ternyata didapat hasil bahwa ini adalah kecelakaan tunggal. Jadi tidak ada pihak lain yang menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Lebih lanjut terrnyata, mobil yang dikemudikan Saipul kelebihan penumpang.

Belum lagi kondisi mobil yang hanya dilengkapi dengan sebelah rem saja. Plus ada gosip, entah ini benar atau tidak, Saipul juga dalam keadaan mengantuk saat berkendara.

Maka, Saipul pun menjadi tersangka.

Kalau yang saya baca di Pasal 310, ayat 3 dan 4, maka jelas disebutkan bahwa setiap orang yang karena kelalaiannya mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana penjara enam tahun dan/atau denda 12 juta rupiah.

Maka sebenarnya apa yang dilakukan polisi dengan melakukan pengusutan dan menjadikan Saipul sebagai tersangka adalah benar.

Tapi kenyataannya yang berkembang di masyarakat tidak semudah itu. Ada faktor kemanusiaan dan rasa keadilan yang juga dikedepankan.

Pantaskah seorang suami yang kehilangan istri tercintanya, diseret ke meja hijau dan harus menghadapi kemungkinan dipenjara bahkan sekaligus didenda?

Kenapa Saipul begitu mudah ditetapkan sebagai tersangka sementara kasus korupsi yang dianggap “menewaskan” lebih banyak orang justru sulit pengusutannya?

Bahkan ada yang menilai, musibah yang dia alami murni adalah kehendak Tuhan. Wah, untuk yang satu ini saya malas berkomentar karena semua hal pastilah keputusan mutlak dari Tuhan.

Tapi, maaf kalau kasar, kalau semua-semuanya dihubungkan kepada kehendak Tuhan, ya tidak perlu ada aturan hukum segala.

Menurut saya, ini kembali soal citra penegak hukum. Citra mereka terlanjur jelek di mata masyarakat, jadi sekalipun mereka melakukan hal yang benar, tetap ada kecurigaan di masyarakat.

Seperti kasus ini, banyak orang curiga penegak hukum akan memanfaatkan kasus ini untuk mengeruk keuntungan dari tersangka. Sebagai orang awam, rasanya kita semua percaya Saipul akan mampu membayar “uang tebusan” untuk menyelamatkan hidup dan karirnya dari ancaman penjara.

Walaupun saya jijik dengan gaya dan penampilan Saipul di tivi, tapi saya ikut berduka atas musibah ini. Kalau memang ada unsur kelalaian, dia harus bertanggung jawab.

Hati-hatilah di jalan.

Comments

  • aan says:

    memang aneh negeri ini untuk kasus2 yang kecil polisi sangat reaktif menyikapinya. Namun utk kasus yang besar yang jelas2 merugikan negara dan meresahkan masyarakat dibiarkan begitu saja bak ditelan bumi…

  • [L]ain says:

    setuju sama yang diatas!

    lah ma,amua juga kan manusia, nggak luput dari kesalahan. Lah wong Allah aja selalu mengampuni makhluknya yang khilaf, masa manusia malah menjebloskan sesamanya yang lalai. Ini kan nggak sengaja menghilangkan nyawa seseorang.

    berat dah omongan gua -___-

  • imadewira says:

    Saya sepakat dengan anda, rasanya memang kurang adil kalau Saipul harus dikenakan kasus lagi.

    Saya juga walaupun penggemar atau fans Saipul Jamil, tapi membayangkan dia yang sedih kehilangan istrinya lalu sekarang menjadi tersangka atas kematian istrinya, ibarat sudah jatuh lalu tertimpa tangga pula.

    Semoga pihak kepolisian bisa memberikan rasa adil untuk Saipul dan juga masyarakat Indonesia, rasanya masih banyak kasus yang lebih penting untuk diusut oleh kepolisian kita, apalagi jika kecurigaan kita benar bahwa ada udang dibalik batu atas kasus Saipul.

    Btw, sempat mampir ke blog saya dan komentar ya? Mohon maaf, tadi ada masalah di hosting (migrasi) dan komentarnya hilang, sekali lagi mohon maaf.

  • imam says:

    Ulasan kasus yang menarik mas..
    semoga segera selesai kasusnya πŸ™‚

  • Kirana says:

    koq tega ya orang2 sampai isu mobil berhanatu dll.. kasihan mendiang istri saipul jamil. kita doakan saja yuk.. πŸ™‚

  • rave says:

    jujur, aku termasuk orang yang nggak terlalu suka dengan bang saipul. Nggak sukanya bukan dalam arti negatif loh ya.

    kasihan juga sama musibah yang baru menimpanya. Baru aja jatuh, eh ada tangga yang nimpa.. kasihan..

  • adetruna says:

    ah Indonesia selalu mengedepankan soal Klenik … πŸ™

  • MJ says:

    semoga yg terbaiklah buat bg saiful nantinya.. dan semoga kita semua juga mengambil pelajaran untuk selalu berhati2..

  • antokoe says:

    lihat saja nanti apa ini hanya gertak apa emang sengaja dibikin biar media lebih semarak dan pada lupa kasus yang besar….

  • @zizydmk says:

    Sumpah jadi kekeh saya baca kalau bli jijik lihat gaya Saipul di tv hahahaa… Sama saya juga. Tapi tentu saja turut berduka atas kemalangan yang dia alami.
    Dan menurut saya, yang bli ulas itu benar. Memang peraturannya begitu kan, kalau dia lalai dan mengakibatkan kematian seseorang maka harus dihukum. Karena penegak hukum terbiasa punya citra gak baik, jadilah begitu…. masyarakat memandangnya berbeda.

  • andinoeg says:

    polisi emang suka cari-cari kasus

  • Asop says:

    Hahahaha, kenapa jijik dengan gaya dia, Mas? πŸ˜€
    Kalo saya, selama ini melihat wawancara Jamil di inpotainmen tipi, merasa bahwa apa yang ditanyakan wartawan dengan jawaban yang dilontarkan terlalu ngawang jauh. πŸ˜†
    Jadi, jawaban yang dia lontarkan itu mbulet kesana-kemari gak langsung pada tujuan. πŸ˜€

    Saya pun bersimpati pada Jamil. πŸ™

    Nah, yang saya bingung ya Mas Agung, padahal keluarga Virginia gak ada yang menuntut Jamil lho. Lha terus, bagaimana mungkin polisi terus mengusut “kasus” ini ke pengadilan?
    Bukankah pengadilan itu berjalan kalo ada pelapor dan terlapot??
    Entah ya kalo ilmu saya yang cethek…

    • Agung Pushandaka says:

      Mas Asop,

      Dalam hukum pidana ada 2 macam delik, yaitu delik aduan dan delik biasa. Delik aduan baru diproses kalau ada pengaduan dari korban atau yang berkepentingan. Prosesnya pun akan dihentikan kalau aduan dicabut/ditarik. Misalnya kasus perkosaan. Kalau korban ndak mengadukan kejahatan itu, maka polisi ndak akan mengusut.

      Sementara untuk kasus Saipul masuk ke dalam delik biasa. Ndak perlu adanya pengaduan dari pihak keluarga korban untuk memulai proses pengusutan. Walaupun keluarga korban sudah memaafkan Saipul, pengusutan ndak akan berhenti. Kalau terbukti Saipul lalai, dia akan diadili di pengadilan.

      Begitu mas, yang saya tau. πŸ™‚

  • Cahya says:

    Saya sendiri kelewatan beritanya, tapi setelah membaca tulisan di atas, saya rasa tidak ada lagi yang perlu saya tambahkan atau telusuri.

  • Rudi says:

    Polisi memiliki hak untuk mengusut. Asal kan diusut benar benar. Jangan memancing di air keruh. Dan harus sesuai dengan prosedur serta hari nurani. Bukan karena motif motif tertentu dari polisi.

  • BikinHoki says:

    Namanya juga musibah..kasihan juga tetapi hukum juga musti tetap jalan.

  • indobrad says:

    saya suka dengan kalimat terakhirnya, pada akhirnya kembali pada kehati-hatian di jalan. πŸ˜€

  • adin says:

    duh aduuuh…tegakkan hukum setegak-tegaknya, tanpa pandang bulu, seharusnya gitu, tapi yaaa…..

  • Rina As says:

    Kasian juga Saipul Jamil sudah jatuh tertimpa tangga pula..

  • dian says:

    Iya kasian bener yak..lg berduka malah ditarik sana sini. Klu bukan celebriti pasti gak jd gini ya. Eh tp dpt asuransi jiwa 1 milyar khan ya hihihi ktnya lho

  • a! says:

    sepertinya saipul jamil malah mendapat durian runtuh. buktinya, belum genap dua minggu dia langsung bikin shitnetron ttg kecelakaan itu.

    jadi ya, sudahlah. biarkan saja dia dituntut atas kelalaiannya.

  • Eryandi Nur says:

    maap gan coba ngasih penerangan, sebenernya apa yang dibilang di atas mas Agung udah bener.kalo penjathan pidana dapat dilihat dari 2 unsur yaitu unsur kesalahan pada pelaku dan unsur kelalaian. untuk kasus saipul, kalau memang dalam penyelidikannya saipul terbukti lalai menyebabkan hilangnya nyawa seseorang maka dia dapat dikenakan pidana penjara selama 5 tahun atau kurungan selama kurang lebih 1 tahun, setidaknya itu yang tercantum dalam pasal 359 Kitab Undang – undang Hukum Pidana.

  • semua sudah tertulis sama yang Diatas

  • Comments closed

    Newsletter

    Twitter

    Brace Lautaro Martinez dan satu gol lainya dari Romelu Lukaku membawa Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A. Kini, Nerazzurri unggul empat poin atas peringkat kedua, AC Milan.

    Derby - 3 Goals - Clean Sheet - On top of the Table by 4 points - what A Perfect Team πŸ–€πŸ’™πŸ–€πŸ’™

    VINCEREMO INSIEME
    FORZA @inter SEMPRE
    Avanti Curva Nord
    Avanti @InterClubIndo
    Let’s Celebrate πŸ–€πŸ’™πŸ–€πŸ’™πŸ–€πŸ’™
    πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    Load More...