Jakarta Kuat

1 menit waktu baca

22 Mei 2019, Jakarta sekali lagi diganggu. Sekelompok perusuh berusaha merusak kehidupan kota ini.

Tapi Jakarta akan selalu kuat. Seperti sebelumnya.

Kerusuhan dan kekacauan tidak cuma sekali ini terjadi di Jakarta. Bahkan kekacauan yang jauh lebih dahsyat pernah melumpuhkan Jakarta.

Tapi Jakarta selalu bisa bangkit, berdiri dan melangkah maju lagi.

Sejak dulu, Jakarta selalu harus menanggung beratnya nafsu manusia. Perang pernah terjadi beberapa kali di Jakarta. Misalnya perang Jayakarta, yang melibatkan Belanda melawan Kesultanan Banten.

Atau perang yang terjadi saat Sultan Agung dari Mataram berusaha merebut Batavia.

Semua terjadi di wilayah yang sekarang kita kenal sebagai Jakarta.

Selain perang, aksi teror juga beberapa kali terjadi di Jakarta. Beberapa yang cukup besar dampaknya, antara lain: teror bom di Bursa Efek Jakarta pada tahun 2000, teror bom di Bandara Soekarno-Hatta pada tahun 2003 dan teror bom di hotel JW Marriott pada tahun yang sama.

Hotel yang sama jadi target aksi teror lagi tahun 2009 menewaskan 9 orang. Aksi teror bom dan penembakan juga terjadi di dekat Plaza Sarinah, pada tahun 2016.

Kerusuhan besar juga pernah terjadi sebelumnya. Misalnya, kerusuhan Tanjung Priok pada tahun 1984. Saat itu, warga Tanjung Priok terlibat pertikaian dengan aparat TNI. Banyak warga yang tewas.

Kerusuhan terbesar yang saya tahu terjadi di Jakarta tentu saja kerusuhan 1998. Aksi kekerasan, perusakan dan tindakan kriminal lainnya terjadi hampir di seluruh pelosok Jakarta.

Jakarta memang jadi lumpuh. Tapi bisa bangkit lagi.

***

Doa terbaik saya untuk Jakarta dan jutaan orang yang menggantungkan hidupnya dari kedamaian kota ini. Semoga Tuhan selalu melindungi Jakarta dari rasa benci dan nafsu duniawi manusia. Amiin.

Mohon maaf, tulisan ini tidak bermaksud mengungkit luka lama. Niat saya cuma ingin menunjukkan bahwa Jakarta tidak pernah kalah oleh rencana dan aksi jahat segelintir manusia. Duka mendalam dan doa saya untuk seluruh korban yang jatuh demi kota Jakarta.

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2019 Agung Pushandaka

One thought on “Jakarta Kuat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *