Akhirnya Menang Juga..

1 menit waktu baca

Setelah 2 pertandingan tanpa kemenangan, akhirnya tim pujaan saya, Internazionale, berhasil meraih poin penuh tadi malam (3/10). Kemenangan pertama di bulan oktober ini diraih dari tim kuda hitam yang sering menumbangkan tim besar dan mapan, udinese, dengan skor tipis saja, 2-1. Tapi, sebuah tanda tanya besar harus dicantumkan di kemenangan ini. Sebab, kemenangan tadi malam, diraih tanpa permainan menawan yang stabil. Malah, lebih cenderung karena keberuntungan dan kecerobohan lini belakang lawan saja.

Inter tadi malam turun bukan dengan tim terbaik. Duo brazil, Maicon dan Thiago Motta, ndak bisa tampil karena akumulasi kartu dan cidera. Tapi, Inter bermain bagus di babak pertama. Minimal, kalau dibandingkan dengan penampilan mereka saat melawan sampdoria dan rubin kazan, yang tadi malam lebih menjanjikan. Terbukti, Inter mampu unggul lebih dulu berkat tendangan maut Stankovic melalui penampilan lini tengah yang solid dan serangan balik yang cepat dan mematikan.

Tapi semuanya berubah saat udinese mencetak gol balasan. Inter seperti jadi panik untuk segera menenangkan tifosi yang selama ini mereka kenal galak dan ndak sabaran, dengan mencetak gol lagi dan mengembalikan keunggulan. Tapi yang ada, Inter malah jadi terburu-buru. Lini tengah ndak lagi kokoh melapisi lini pertahanan dan menopang lini depan. Hal ini diperparah dengan cideranya Milito yang sepertinya kesakitan di bagian hamstring.

Babak kedua, ndak lebih baik. Udinese malah bermain lebih sabar dengan bermain satu-dua dan membiarkan Inter frustrasi di tengah lapangan. Ndak cuma pemain, penonton pun mulai naik darah. Caci maki tumpah ke lapangan, terutama untuk Muntari yang dianggap bermain buruk dan membuang beberapa peluang. Mourinho juga setali tiga uang. Dia seperti sudah ndak tau apa lagi yang harus dilakukan. Manajer yang biasanya hiperaktif di pinggir lapangan ini, lebih banyak diam dan melongo.

Tapi syukurlah, dewi fortuna masih bersimpati dengan usaha keras squad Inter membahagiakan tifosinya. Sebuah serangan tanpa set-piece menawan, malah menghasilkan gol lewat Sneijder di menit 93! Sepakan lemah tapi akurat Sneijder, dengan penuh keberuntungan, berhasil melewati sekian banyak kaki yang berkerumun di depan gawang handanovic. Akhirnya, 2-1 untuk kemenangan Inter.

Semoga di penampilan selanjutnya, Inter bisa tampil lebih menghibur dan menghasilkan kemenangan yang lebih meyakinkan. Kemenangan 4-0 melawan milan, rasanya perlu diulang lagi untuk meningkatkan kepercayaan diri para pemain dan tifosi.

Forza Inter!

Perayaan Gol Stankovic
Perayaan Gol Stankovic

Related Post

4 thoughts on “Akhirnya Menang Juga..”

  1. ada tontonan yang lebih menarik daripada bola ga?
    hehe.. maaf lagi produktif nulis jadi postingnya sehari dua kali

    Sejauh ini, siaran langsung sepakbola adalah tayangan paling bermutu di antara tayangan lainnya. Hehe!

    .-= senny´s last blog ..With You =-.

  2. bravo inter..

    tapi saya lebih sayang ke milan. milanisti soalnya.. hehe..

    Wah, saya jadi ingat teman saya dari payakumbuh yang milanisti juga. Dulu waktu masih sekos, kami selalu nonton derby bersama. Saling caci, saling hina, tapi begitu peluit panjang tanda akhir pertandingan berbunyi, kami berjabat tangan lagi. Hehe!

    .-= morishige´s last blog ..Langkah (16): Padang Bay City =-.

Comments are closed.