Indonesia Juara!!!

Final kejuaraan sepakbola AFF Under 19 (U19) yang digelar kemarin malam (22/9) di Sidoarjo, berbeda dengan siaran langsung timnas Indonesia yang selama ini saya tonton di tivi. Walaupun kejuaraan ini bukan kejuaraan yang prestisius, hanya tingkat Asia Tenggara itu pun di tingkat umur di bawah 19 tahun, tapi itu bukan masalah untuk saya dan mungkin anda. Saya ndak melihat apa kejuaraannya, siapa lawannya, tapi bagaimana penampilan timnas di atas lapangan. Meskipun saya baru mengikuti permainan timnas di kejuaraan ini sejak partai terakhir penyisihan grup melawan Malaysia, tapi saya kagum. Indonesia, di tingkat umur berapa pun, ndak pernah tampil berkelas dunia seperti ini. Pressing ketat membuat pemain lawan kesulitan mengontrol permainan, walaupun jadi terbuka kemungkinan pemain timnas dianggap melakukan pelanggaran karena benturan badan jadi sering terjadi. Pun umpan-umpan pendek satu sentuhan yang mereka peragakan ditambah dengan permainan super cepat yang menguras tenaga lawan, mirip dengan penampilan tim-tim Eropa. Continue reading “Indonesia Juara!!!”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2013 Agung Pushandaka

Related Post

Timnas vs Nurdin

Kekalahan 0-3 dari malaysia di final pertama Piala AFF 2010 memang menyakitkan bagi semua pecinta timnas sepakbola Indonesia. Bahkan karena terlalu sakit, beberapa suporter sampai menghujat tuan rumah yang melakukan kecurangan. Menurut saya alasan itu berlebihan, tapi saya ndak mau membantahnya. Biarlah setiap orang punya pandangannya masing-masing melihat kekalahan itu. Saya pribadi justru punya sudut pandang yang lain untuk kekalahan ini. Saya justru mendapat sisi positif dari kekalahan itu, terutama yang berkaitan dengan keberadaan Nurdin Halid, si ketua PSSI.

Continue reading “Timnas vs Nurdin”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Related Post

Sepakbola Indonesia Cuma Benalu

“Mas, berapa sih gaji pemain sepakbola di Indonesia?” tanya Ajeng, adik saya, waktu kami menonton siaran langsung pertandingan Liga Super Indonesia antara Persela Lamongan vs Persema Malang beberapa hari lalu. Pertanyaan itu saya rasa didasari oleh rendahnya kualitas permainan pemain dan kesebelasan yang berlaga di Indonesia. Mungkin Ajeng mengira, kualitas mereka dipengaruhi oleh rendahnya kesejahteraan yang mereka terima. Mirip-mirip dengan pegawai negeri sipil mungkin, pikirnya. Tapi, taukah anda berapa gaji pemain sepakbola di Indonesia?

Continue reading “Sepakbola Indonesia Cuma Benalu”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Related Post