Bangsa Penonton

Dulu, pemimpin negeri ini mengajak rakyatnya untuk ndak cuma menjadi bangsa penonton. Bukan bangsa yang cuma menonton perkembangan dunia tanpa bisa ikut serta di dalamnya. Kenyataannya sekarang, kita masih saja cuma bisa menonton negara lain meraih kemajuan yang signifikan, sementara kita masih blum bisa keluar dari bayang-bayang masa lalu. Istilah ini kemudian meluas untuk bidang lain. Seperti dalam bidang olah raga, terutama sepakbola. Negeri ini cuma masih menonton kehebatan kesebelasan negara lain di ajang Piala Dunia tanpa bisa menyertakan diri di turnamen paling bergengsi sejagat itu. Kira-kira seperti itulah makna dari istilah bangsa penonton ini. Tapi, bukan tentang itu yang mau saya tulis kali ini. Hehe..

Related Post

Setelah Bencana Datang..

Bencana gempa bumi terjadi lagi di negeri tercinta, Indonesia. Blum habis tangis pilu masyarakat tasikmalaya akibat gempa 7,3 SR yang disusul dengan bencana tanah longsor, masyarakat kota padang dan sekitarnya juga harus merasakan kenyataan pahit kehilangan rumah dan sanak keluarga yang menjadi korban bencana yang sama, 30 september lalu, yang berkekuatan 7,6 SR. Bukan bermaksud mengorek luka lama, tapi kita tentu masih ingat, blum lama berselang beberapa daerah di negeri ini juga luluh lantak karena gempa bumi.

Related Post