Melindungi Si Kecil

Belakangan di Denpasar lagi heboh dengan kasus pemerkosaan terhadap anak-anak belia berusia siswa sekolah dasar. Bahkan, konon kabarnya perkosaan itu dilakukan secara berantai oleh seorang pelaku saja.

Kebetulan sepulang kerja Jum’at (23/4) kemarin, di Trans 7 kasus ini diulas. Isinya, malah cuma menyalahkan pemerintah yang tidak tegas menegakkan hukum yang sudah dibuat.

Saya setuju pemerintah punya andil secara tidak langsung dengan kejadian ini.

Continue reading “Melindungi Si Kecil”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2017 Agung Pushandaka

Related Post

Memperlakukan Anak

Membaca tulisan gustulank, saya jadi teringat dengan obrolan saya bersama Bli Ade (lawyer/owner SP Law Office) tentang seorang anak berumur 9 tahun di Surabaya yang diadili di meja hijau karena dengan sengaja menempelkan seekor tawon ke pipi temannya. Tanpa disadarinya, ternyata tawon itu menyengat pipi si teman.

Akibatnya, pipi si teman menjadi bengkak dan tidak bisa masuk sekolah. Orang tua korban yang kebetulan seorang polisi, ternyata melaporkan perbuatan si anak iseng itu ke kantor polisi.

Orang tua si anak iseng sudah berusaha menempuh jalan damai dengan berkunjung ke rumah korban untuk minta maaf. Namun orang tua korban tetap pengen melanjutkan kasus itu secara hukum.

Related Post

UN, Diadakan untuk Ditiadakan?

Sejak pertama kali dilaksanakan, Ujian Nasional (UN) terkesan terburu-buru mengejar kualitas sumber daya manusia yang dimiliki negara tetangga.

Tapi niat mulia itu ditanggapi berbeda oleh peserta didik dan orang tua. Kontroversi terus berlanjut bahkan sampai sekarang. Permintaan untuk meniadakan UN masih sebesar saat UN pertama kali diadakan.

Apakah UN memang harus ditiadakan saat ini juga seperti saat UN diadakan pertama kali?

Related Post