Aksi Untuk Negeri #BelaTimnas

Banyak aksi massa belakangan ini.

Ada yang mengklaim bahwa aksi yang mereka lakukan adalah untuk menjaga keutuhan dan kehormatan NKRI.

Ada juga yang mengaku bahwa aksinya adalah yang paling damai, tidak ditunggangi kepentingan politik.

Ada pula aksi yang menyajikan kebhinekaan.
Continue reading “Aksi Untuk Negeri #BelaTimnas”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016-2017 Agung Pushandaka

Related Post

Mau Apa ke TPP?

Pemerintahan Jokowi sekarang ini, selain lagi disibukkan oleh urusan dan pekerjaan rumah di dalam negeri, juga menyibukkan diri dengan urusan di luar negeri. Sebenarnya sudah banyak kegiatan internasional yang harus diikuti oleh Indonesia, misalnya G20 yang setiap tahun pasti bertemu dan memberi banyak tugas lainnya untuk Indonesia. Nah, sejak tahun lalu, pemerintah menambah kesibukannya dengan menyatakan minatnya untuk bergabung ke TPP.

Tau TPP itu apa? TPP (Trans-Pacific Partnership) adalah grup negara-negara yang sepakat mengadakan kerjasama liberal di bidang ekonomi, termasuk investasi dan perdagangan. Kurang lebih begitulah cara sederhana menjelaskan TPP. Di sana ada Amerika Serikat, Jepang, Kanada yang bisa saya kategorikan sebagai negara maju dan beberapa negara berkembang lain seperti teman-teman di ASEAN, yaitu Singapura, Malaysia, Vietnam dan Brunei Darussalam. Total di TPP ada 12 negara anggotanya.

Sebenarnya, Indonesia sudah diundang gabung TPP sejak pemerintahan SBY, tapi presiden waktu itu menolak dengan alasan Indonesia blum siap. Hah, memangnya harus sesiap apa sih untuk gabung TPP? Continue reading “Mau Apa ke TPP?”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Related Post

Mereka yang Menjadi Korban

Kemarin (19/1) saya menonton berita pengusiran oleh masyarakat di Mempawah, Kalimantan Barat, terhadap warga yang diduga adalah anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Menurut berita, warga yang diusir sudah menetap di Mempawah cukup lama. Jumlah mereka pun ndak bisa dikatakan sedikit, sekitar 1000 orang. Saya tonton di televisi, sebagian dari mereka adalah perempuan dan anak. Mereka harus dikawal oleh aparat keamanan keluar dari tempat tinggal mereka yang dirusak dan dibakar oleh masyarakat yang menolak kehadiran mereka, menuju bus yang akan membawa mereka ke Pontianak, di tengah hujan deras.

Saya mengerti kemarahan masyarakat terhadap mereka yang diduga anggota Gafatar, tapi menurut saya ndak perlu mengamuk kepada mereka. Continue reading “Mereka yang Menjadi Korban”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Related Post

Kami Tak Pernah Takut

Setelah lama beristirahat, aksi terorisme kembali mengguncang Jakarta. Kalau dulu menyerang gereja, hotel, kedutaan besar negara lain dan bandara internasional Soekarno-Hatta, kali ini menyerang pusat perbelanjaan tertua di Indonesia, Sarinah. Untunglah rencana itu meleset, serangan yang tadinya ditujukan ke Sarinah, meleset karena keberanian seorang satpam yang menggiring salah satu pelaku ke pos polisi terdekat karena dianggap mencurigakan. Bum! Meledaklah bom di pos polisi. Blum cukup membunuh dengan bom, pelaku lainnya mengeluarkan senjata dan menembakkan pelurunya ke arah polisi dan warga sipil. Korban tewas dari golongan sipil berjumlah 2 orang. Suasana di sekitar lokasi cukup menegangkan, tapi Jakarta tidak pernah (benar-benar) takut. Continue reading “Kami Tak Pernah Takut”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Related Post

Khayalan Tingkat Tinggi

Rombongan mahasiswa dari seluruh Jakarta, kota-kota sekitar dan perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia mulai tiba di stadion Gelora Bung Karno. Hampir seluruh golongan masyarakat juga hadir di sana. Mulai dari buruh pabrik dan pegawai kantoran, mereka meninggalkan pekerjaannya di kantor. Ndak takut akan ancaman PHK dari perusahaannya masing-masing karena membolos kerja. Tukang ojek online dan pangkalan juga mulai berdatangan, mungkin sekitar 3000 sepeda motor mulai membanjiri areal parkir stadion. Sopir bis kota yang selama ini dikenal suka ugal-ugalan mengemudikan kendaraannya, kali ini tertib menuju Senayan, ndak ada balapan liar sesama sopir. Pokoknya semua golongan masyarakat hadir, kecuali mereka yang hidup bahagia di tengah kondisi negara yang ndak jelas seperti ini.

Sementara aparat kepolisian dan tentara berjaga-jaga di sekitar Senayan, di sekitar stadion dan sebagian lagi berjaga-jaga dengan cara berbaur bersama seluruh orang yang datang. Mereka tampak akrab dengan seluruh orang yang hadir di stadion, walaupun raut muka mereka tetap menunjukkan sikap siaga untuk menjaga keamanan masyarakat yang hadir dari adangan dari pihak lain yang berbeda pendapat.

Kalau dikira-kira, jumlah mereka semua melebihi 100 ribu orang. Mereka ada yang duduk, ada yang berdiri, namun semangat mereka sama. Ndak ada raut muka yang kuatir, takut atau malas. Kali ini, tekad mereka sudah bulat. Continue reading “Khayalan Tingkat Tinggi”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2015 Agung Pushandaka

Related Post