Standar Ganda Itu Nyata

1 menit waktu baca

Standar ganda adalah konsep dimana suatu ukuran standar nilai yang berbeda diberikan terhadap beberapa peristiwa atau perbuatan yang sama.

Tapi semakin hari, standar ganda tidak hanya tentang standar nilai, tapi juga standar sikap atau perbuatan.

Standar ganda dalam sikap adalah saat kita menyikapi dua peristiwa yang sama tapi dengan standar yang berbeda.

Dari konsep semacam itu lahirlah ketidakadilan.

Berikut contohnya.

Seseorang marah karena dihina padahal dia sendiri sering menghina orang lain, bahkan secara terbuka.

Atau sekelompok orang yang melaporkan orang lain ke polisi atas tuduhan penghinaan agama sementara mereka sendiri seringkali menghina agama lain.

Contoh lain misalnya saat seseorang mendesak agar Presiden Jokowi tidak ikut campur/intervensi suatu kasus tetapi justru menuntut Presiden turun tangan menghentikan kasus lainnya.

Tentu masih banyak contoh lain tentang penerapan standar ganda dalam kehidupan sehari-hari.

Akan lebih berbahaya apabila standar ganda diterapkan dalam penegakan hukum.

Misalnya, seseorang yang dituduh menghina agama dihukum dengan pidana penjara selama 2 tahun, tapi orang lain yang melakukan korupsi milyaran rupiah dan merugikan masyarakat luas justru dihukum lebih ringan.

Standar ganda hanya akan melahirkan ketidakadilan sekaligus mematikan kepercayaan.

Semoga kita semua mampu menjadi orang yang adil dalam memandang atau menyikapi suatu peristiwa atau kejadian.

Adil dalam menilai, adil dalam menyikapi kejadian yang terjadi, terutama untuk kejadian yang menimpa diri kita sendiri dibandingkan dengan yang dialami orang lainnya, termasuk mereka yang mungkin tidak kita sukai.

“Adil adalah menimbang yang sama berat, menyalahkan yang salah dan membenarkan yang benar, mengembalikan hak yang empunya dan jangan berlaku zalim di atasnya. Berani menegakkan keadilan, walaupun mengenai diri sendiri, adalah puncak segala keberanian.”

Demikian kata Buya Hamka.

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2017 Agung Pushandaka

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *