Menyerah Bukan Sekarang

0 menit waktu baca

Tim sepakbola nasional senior Indonesia gagal lagi di turnamen resmi FIFA. Final 2nd leg Piala AFF 2016 berakhir 2-0 untuk tuan rumah Thailand atas Indonesia. Timnas kalah 3-2 secara agregat.

Gagal lagi…

Dari sejarahnya, Indonesia sebenarnya blum pernah menjuarai turnamen bergengsi di tingkat internasional. Sejak saya mulai menggemari sepakbola, prestasi terbaik timnas seingat saya cuma medali emas di SEA Games 1987 Jakarta dan 1991 Manila.

Selebihnya selalu gagal.

Bahkan di Piala AFF, sampai tahun ini Indonesia sudah 5 kali mencapai final. Semuanya gagal.

Kalau saya terpikir untuk menyerah, saya bisa saja lakukan itu sejak dulu.

Sejak timnas selalu gagal menjuarai turnamen yang diikuti.

Atau sejak PSSI dikuasai mafia dan koruptor.

Bisa juga sejak industri sepakbola dimanfaatkan segelintir orang untuk menumpuk kekayaan dan mencengkeram kekuasaan.

Atau sejak Indonesia dihukum oleh FIFA ndak boleh ikut turnamen apapun selama setahun lebih kemarin.

Banyak banget alasan saya untuk menyerah mendukung timnas Indonesia.

Tapi saya ndak mau menuyerah sekarang.

Saya akan terus menunggu timnas menjadi juara lagi.

Sampai nanti akhirnya saya harus berhenti mendukung tim nasional yang paling saya cintai ini.

Saat saya sudah mati nanti.

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Related Post