“Main di Luar, Sana!”

1 menit waktu baca

Saya tidak bisa membayangkan, bagaimana kencangnya teriakan Ibu saya bila melihat saya sekarang yang sering menghabiskan waktu di dalam kamar, berhadapan dengan tivi, laptop atau handphone.

“Main ke luar, sana!” mungkin begitulah pekiknya.

Dulu, saat saya kecil, saya “dipaksa” untuk menghabiskan lebih banyak waktu di luar rumah.

Kalau pas hari sekolah, tentu tidak susah melakukan itu. Tapi yang agak malas saat hari Minggu.

Saya “dipaksa” untuk menghabiskan waktu di luar rumah termasuk di hari libur. Bermain bersama teman-teman di lapangan, mencari katak di sawah, memancing ikan di sungai, atau kemana saja, yang penting di luar rumah.

Pulang dengan luka lecet di badan, baju belepotan lumpur atau basah karena keringat tidak pernah jadi masalah.

Memang keadaan jaman sekarang membuat banyak orang tua memilih untuk mengamankan anak-anaknya di dalam rumah.

Kejadian penculikan, perkosaan bahkan pembunuhan terhadap anak di bawah umur membuat banyak orang tua melarang anak-anaknya menghabiskan waktu di luar rumah.

Belum lagi gaya pergaulan jaman sekarang yang jelas sudah berubah banyak.

Tapi saya rasa hal itu tidak berlaku untuk Bali Blogger Community (BBC). Komunitas blogger daerah yang berskala nasional ini, merayakan ulang tahunnya yang kesembilan.

Iya, sembilan tahun, masih seumuran bocah.

Mungkin, di dunia maya, aktivitas anggota BBC sudah semakin berkurang. Pilihan bacaan di blog anggota BBC sepertinya sudah tidak seramai dulu.

Saya pun begitu. Itu pun kalau masih boleh mengklaim diri sebagai blogger Bali.

Tapi tidak demikian halnya di dunia nyata. BBC masih terus aktif bermain “di luar rumah”.

Mulai dari berkumpul bareng teman-temannya ke gedung dewan untuk menyuarakan anti reklamasi, sampai dengan kegiatan rutin, pelatihan di bidang teknologi informasi.

Banyak kegiatan yang dilakukan BBC di luar rumah.

Andaikata BBC punya seorang ibu, mungkin sang ibu tidak akan perlu mengingatkan anaknya untuk bermain di luar rumah.

BBC masih melakukan itu, walaupun kalau dilihat dari namanya, BBC hanya sekumpulan blogger, yang seharusnya cuma berkutat di blognya sendiri.

Nyatanya blogger Bali tidak cuma bisa aktif di depan laptop untuk menulis artikel, tidak hanya bisa memelototi layar handphone, untuk menulis status facebook atau twitter.

Tapi juga aktif bermain di luar, meskipun tanpa meninggalkan laptop, atau tanpa menyimpan smartphone di saku.

Sayang, lokasi dan jarak yang memisahkan, membuat saya tidak bisa bermain lagi bersama mereka.

Maka saya hanya bisa menyampaikan, selamat ulang tahun Bali Blogger Community.

Panjang umur dan selalu sehat.

Teruslah bermain di luar.

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016-2017 Agung Pushandaka

Related Post