Harga Naik, Perokok Turun?

Maaf, saya harus jujur. Banyak perokok di Indonesia adalah jenis perokok irasional, egois dan fanatik. Mereka irasional, karena tetap memegang teguh kebiasaan merokok sekalipun iklan anti rokok sudah masif ditayangkan. Mereka seperti ndak mau membuka mata dan pikiran bahwa rokok adalah salah satu sumber penyakit bagi dirinya sendiri bahkan orang lain. Mereka juga egois karena seperti ndak pernah mau mengerti, bahwa sebagian orang di sekitarnya ndak suka mencium bau asap rokok yang akan menempel di pakaian atau badannya, atau ada anak di bawah umur berada di dekatnya yang secara langsung ikut menghirup asap rokoknya, dsb. Continue reading “Harga Naik, Perokok Turun?”

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Related Post

Rokok, Sebuah Dilema..

Bulan ini, ada 2 siaran olahraga internasional yang ditayangkan di tivi. Pertama, semua orang tentu tau, siaran langsung Piala Dunia sepakbola yang lagi digelar di Afrika Selatan sampai bulan Juli nanti. Kedua, siaran langsung bulutangkis Indonesia Open. Keduanya adalah event olahraga favorit di Indonesia. Saya yakin, penonton kedua siaran langsung ini akan banyak banget. Tentu saja hal ini akan menguntungkan pihak stasiun tivi dan pihak sponsor. Cuma sayangnya, sponsor utama kedua tayangan olahraga ini adalah rokok. Anda tentu tau rokok apa yang menjadi sponsor tayangan Piala Dunia sepakbola dengan motto Intersport Pria Punya Selera. Begitu juga dengan sponsor tayangan dan turnamen bulutangkis yang bertajuk Djarum Indonesia Open. Rokok, lawan atau kawan?

Related Post

Hukum Kita, Racun Dunia..

Dalam terbitan hari ini, Kompas memberitakan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan ketentuan yang mengatur siaran iklan niaga yang mempromosikan produk industri rokok tetap sah dan konstitusional. Melarang iklan rokok justru bertentangan dengan konstitusi. Pernyataan ini terungkap dalam putusan uji materi Undang-Undang Penyiaran (UU No. 32 tahun 2002), khususnya Pasal 46 ayat (3) yang dipersoalkan oleh Komnas Perlindungan Anak, Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Jawa Barat, dan 2 anak Indonesia.

Related Post

Menjauh Saja Ndak Cukup

Belakangan, ndak ada bacaan menarik yang mau saya tulis di blog ini. Semua berlangsung datar dan mudah ditebak. Hasil pemilu yang ditetapkan KPU hari ini, sudah kita tau sejak sehari setelah pemilu berlangsung. Gitu juga dengan tragedi Kuningan, sudah jelas bahwa SBY salah besar dengan berusaha mengaitkannya dengan pilpres. Bahkan, masalah perpindahan Zlatan Ibrahimovic ke Barcelona pun sudah saya duga sejak jauh-jauh hari.

Tapi, dalam rangka kampanye anti-rokok, saya teringat sebuah artikel yang saya baca beberapa hari lalu. Masih berkaitan dengan bahaya rokok tentu saja. Saya lupa di mana saya baca artikel itu. Tapi inti tulisannya saya ingat betul.

Related Post