October 3rd, 2011 by Agung Pushandaka
“Melindungi segenap bangsa dan tumpah darah…” masih jelas tersurat dalam Pembukaan UUD 1945. Tapi saya ndak mengerti, kok cara negara ini melindungi warga negaranya justru lebih sering dengan memenjarakan warganya yang menjadi korban. Misalnya, untuk menghindari tindakan anarkis FPI di bulan puasa, pemerintah menghimbau warung makan dan tempat hiburan membatasi jam operasi. Trus, kasus pemerkosaan [...]
July 28th, 2010 by Agung Pushandaka
Bukannya berkurang, kasus ledakan tabung gas LPG malah terus terjadi. Korban-korban terus berjatuhan. Segelintir orang yang menjadi korban berusaha menuntut penggantian kerugian oleh Pertamina, pihak yang dianggap paling bertanggung jawab atas kualitas tabung LPG tersebut (terutama yang ukuran 3 kg). Tapi apakah itu efektif? Saya kemudian teringat dengan istilah hukum yang berjudul class action. Class [...]
July 24th, 2010 by Agung Pushandaka
Hari Anak Nasional selalu diperingati setiap tahun, Undang-Undang tentang anak-anak sudah jamak dibuat, Komisi Perlindungan Anak juga sudah dibentuk, tapi semuanya ndak menjamin keselamatan apalagi kesejahteraan anak-anak. Kejahatan dan berbagai tindakan negatif lainnya sekarang banyak banget menyasar kepada anak-anak. Dampaknya ndak cuma merugikan anak-anak itu secara fisik, tapi juga secara mental. Justru, luka batin itu [...]
April 24th, 2010 by Agung Pushandaka
Belakangan saya simak, Denpasar lagi heboh dengan kasus pemerkosaan terhadap anak-anak belia berusia siswa sekolah dasar. Bahkan, konon kabarnya perkosaan itu dilakukan secara berantai oleh seorang pelaku saja. Kebetulan sepulang kerja Jum’at (23/4) kemarin, di Trans 7 kasus ini diulas. Isinya, malah cuma menyalahkan pemerintah yang ndak tegas menegakkan hukum yang sudah dibuat. Oke, saya [...]
February 16th, 2010 by Agung Pushandaka
Aneh! Itu kata yang tercetus dari mulut saya waktu saya baca tentang kontroversi nikah siri. Negara ini semakin lama semakin jauh memasuki ranah pribadi warga negaranya. Menurut ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud M.D., hal ini dicantumkan dalam Rancangan Undang-Undang Peradilan Agama agar ndak menimbulkan korban. Menurut saya, cara ini sama konyolnya dengan menghindarkan masyarakat dari [...]