Archive Page 2

Membesarkan Pelaku Kejahatan

Belakangan, marak saya baca kasus kekerasan, termasuk kekerasan seksual. Contoh kasus yang paling menghebohkan jelas kasusnya Yuyun, di Bengkulu. Kasus kekerasan seksual lain bahkan menyasar balita. Lebih gilanya lagi, pelaku mengakhiri aksi bejatnya dengan membunuh korban. Itu blum cukup parah? Coba lihat pelakunya, bahkan sebagian dari mereka pun masih di bawah umur.

Di media sosial yang saya ikuti, banyak saran dari orang tua, organisasi sosial, pengamat pendidikan, atau apalah, siapalah, dsb., yang berbagi cara mendidik anak-anak kita agar ndak menjadi korban kejahatan. Misalnya, himbauan kepada anak-anak untuk ndak menerima pemberian orang lain yang ndak dikenal, meminta anak-anak kita untuk segera berteriak saat seorang asing menyentuh bagian tubuh, dsb. Semuanya dianjurkan untuk melindungi anak-anak kita menjadi korban kejahatan orang ndak bertanggung jawab.

Tapi apakah kita pernah melindungi anak-anak kita agar ndak menjadi pelaku kejahatan itu sendiri? Continue reading ‘Membesarkan Pelaku Kejahatan’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

PS. Bali Ngipi

Melihat gegap gempitanya dukungan suporter Bali United Pusam pada turnamen sepakbola Piala Bhayangkara, saya teringat bagaimana suasana dukungan masyarakat Denpasar dan sekitarnya di stadion Ngurah Rai saat PS. Gelora Dewata menghadapi lawannya. Sekian tahun perjalanan sepakbola Bali yang saya tau, sejak jaman Gelora Dewata sampai dengan sekarang, Bali (pernah) memiliki beberapa pemain sepakbola yang diakui secara nasional, baik yang bermain di klub asal Bali maupun klub di luar Bali. Saya pun kemudian berkhayal, dari sekian nama beken pemain sepakbola yang pernah mengharumkan nama Bali, berada pada periode waktu yang sama, dengan kemampuan terbaik yang dimiliki seperti masa jayanya, akan terbentuk suatu tim yang kuat.

Kenapa Bali? Pertama, karena saya adalah warga Jakarta yang lahir dan tumbuh besar di Denpasar. Bagaimana pun, tetap ada rasa senang saat melihat seorang anak Bali yang memiliki prestasi di skala nasional. Kedua, karena selama ini Bali lebih dikenal sebagai pusatnya seni dan budaya. Sepakbola bukan sesuatu hal yang mengakar kuat sebagai tradisi di Bali. Berbeda dengan Jawa, yang fasilitas pembinaannya mungkin paling komplit, atau Papua yang secara alamiah selalu melahirkan pemain sepakbola berbakat, tentu ndak sulit untuk mencari pemain-pemain terbaiknya di setiap masa. Continue reading ‘PS. Bali Ngipi’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Terima Kasih, Bu Sri.

Sore ini (24/3), saya dan Rebecca serius memilah dan memilih kain batik di sebuah toko pakaian dan bahan batik terkemuka di mal Kota Kasablanka. Setelah beberapa menit melihat-lihat, Rebecca tertarik dengan salah satu bahan batik berwarna pink dan berniat untuk memotretnya. Agak lama Rebecca merogoh ke dalam tas untuk mengambil handphone, tapi ndak ketemu.

Setelah memastikan dengan teliti bahwa handphone-nya memang ndak ada di tas, maka kemungkinan terbesar dimana handphone itu berada adalah di toilet wanita lantai 2 mal. Sebelum menuju toko batik Rebecca memang pergi ke toilet. Rebecca buru-buru menuju toilet untuk mengambil kembali handphone-nya walaupun dalam hati, saya ndak terlalu yakin handphone itu masih ada di tempatnya semula. Continue reading ‘Terima Kasih, Bu Sri.’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Taksi Maunya Apa?

Hari ini (22/3) Jakarta bergejolak lagi. Aksi demonstrasi dan mogok kerja dilakukan para sopir perusahaan taksi. Mereka melakukan aksi blokade jalan, sweeping sopir taksi lain yang masih beroperasi, bahkan sampai mengusir para penumpang dan melakukan perusakan terhadap armada taksi yang menolak ikut serta aksi mereka.

Mereka melakukan aksi hari ini dilatarbelakangi oleh beroperasinya Uber dan Grab dengan berbagai alasan. Ada sebagian mereka yang bilang, Uber dan Grab adalah perusahaan taksi liar karena berplat hitam. Ada juga yang bilang, kehadiran mereka menghambat rejeki sopir taksi konvensional. Ada juga yang meminta, aplikasi online di bidang usaha transportasi umum harus ditutup.

Sebenarnya, apa sih yang mereka permasalahkan?
Continue reading ‘Taksi Maunya Apa?’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Saya Ndak Akan Dukung Ahok!

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta baru akan dilaksanakan pada tahun 2017. Masyarakat Jakarta sudah mulai dihebohkan dengan manuver pihak-pihak tertentu yang disebut-sebut akan menjadi kandidat calon gubernur Jakarta. Begitu juga Ahok, gubernur Jakarta sekarang. Dia sudah menyatakan diri akan maju kembali menjadi calon gubernur melalui jalur independen. Ya, silakan saja.

Jujur, saya ndak akan mendukung Ahok menjadi gubernur Jakarta selanjutnya. Saya harus fair menilainya. Dia janji Jakarta akan bebas macet, mana? Jakarta masih macet. Bahkan di hari-hari tertentu, warga Jakarta seperti memarkirkan mobilnya di tengah jalan. Jakarta bebas banjir? Di beberapa titik masih ada banjir. Okelah, banjir itu cepat surut, tapi tetap banjir, kan? Jadi buat apa saya mendukung Ahok yang jelas blum bisa membuktikan janjinya? Continue reading ‘Saya Ndak Akan Dukung Ahok!’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka