Archive for the 'Saya' Category

Sumpah Mati, Saya Kaget!!

Sore itu, di sebuah hotel berbintang di kawasan Senayan, saya memasuki lift di lantai 8 untuk menuju lantai dasar. Waktu itu saya pengen check out dan segera pulang ke Bali. Liftnya kosong dan saya berdiri tepat di tengah-tengah. Tapi di lantai 7, lift berhenti. Deg! Jantung saya seperti berhenti berdetak saat pintu lift terbuka. Sebab yang saya dapati adalah lantai 7 yang gelap gulita, yang tentu saja aneh di hotel sekelas itu ada lantai yang gelap seperti ndak berpenghuni. Nafas saya semakin tercekat karena ndak seorang pun terlihat menunggu lift yang saya tumpangi. Saya mundur beberapa langkah ke dinding lift.

Continue reading ‘Sumpah Mati, Saya Kaget!!’

Si Bapak Petugas Bandara

Sore itu, pesawat dengan penerbangan GA 408 dari Cengkareng ke Denpasar sudah menutup pintu siap meninggalkan tempat parkirnya. Dari jendela kursi nomor 1A, saya melihat 3 petugas bandara yang mengenakan rompi warna jingga terang, masih berada di bawah badan pesawat yang ndak lama kemudian, mereka bergerak menjauhi pesawat. 2 orang petugas pergi menjauh sambil setengah berlari, sementara yang satunya berjalan mundur sambil mengangkat tinggi 2 jempol tangannya ke arah pilot. Mungkin dia memberi tanda kepada pengemudi pesawat bahwa pesawat sudah siap diterbangkan. Petugas ini berpenampilan sudah agak tua, jadi saya menyebutnya si bapak petugas. Hehe!

Continue reading ‘Si Bapak Petugas Bandara’

Yang Jauh Mendekat. Yang Dekat?

Teknologi, termasuk teknologi informasi, bisa dibilang merajai kehidupan manusia. Sekarang, hampir semua hal bisa dilakukan sendiri berkat keberadaan dan bantuan teknologi, terutama lagi internet. Bantuan teknologi termasuk juga dalam hal mempererat lagi hubungan manusia satu dengan yang lainnya tanpa mempedulikan jarak dan bahkan waktu. Contoh nyatanya ya kita ini. Di antara sekian banyak komentar yang menanggapi tulisan saya sebelumnya, ndak ada satu pun komentator yang pernah saya kenal dan temui sebelumnya. Tapi berkat teknologi — komputer dan interenetnya — saya dan anda, juga mereka, seperti sudah saling mengenal sebelumnya. Istilahnya, yang jauh pun terasa dekat. Tapi bagaimana dengan yang dekat?

Continue reading ‘Yang Jauh Mendekat. Yang Dekat?’

Ya, Saya Tau..

Ya, saya akui, dan semua orang pun akan mengamini apa yang akan saya bilang ini. FCBarcelona adalah tim dengan 6 gelar prestisius musim lalu. 2 gelar lokal dan 4 gelar continental juga dunia mereka koleksi di lemari tim dalam 1 musim saja. Ndak cukup dengan kemenangan biasa, mereka juga meraihnya dengan permainan yang memukau. Permainan atraktif dan indah selalu membuat lawan-lawannya jeri bahkan gentar sebelum peluit dimulainya pertandingan ditiup sang pengadil. Blum cukup dengan itu, permainan indah dan kemenangan mereka juga dipentaskan di salah satu stadion sepakbola terindah dan terbesar di dunia, Camp Nou.

Kenapa Korupsi?

Setiap melihat berita tentang koruptor, saya sering berpikir, kenapa ya mereka berbuat seperti itu. Ndak takutkah mereka kalau apa yang mereka lakukan terbongkar di kemudian hari? Padahal kalau saya perhatikan, beberapa orang yang disangka  korupsi berwajah seperti orang baik yang rasanya mustahil melakukan itu. Blum lagi mereka itu orang pintar (berpendidikan tinggi) dan konon orang yang taat beribadah. Tapi kok bisa berbuat seperti itu. Kenapa mereka bisa melakukan kejahatan ini?