September 9th, 2010 by Agung Pushandaka
Lebaran identik dengan mudik alias pulang ke kampung halaman. Saya sekarang memang ndak lagi mengalami nikmatnya saat-saat menuju hari keberangkatan dan selama dalam perjalanan pulang. Tapi, saya masih bisa merasakan bagaimana senangnya pulang untuk bertemu keluarga di rumah. Iya, waktu saya masih kuliah di Jogja, hampir di setiap libur Lebaran saya menyempatkan pulang ke kota halaman, Denpasar. Apalagi kalau pulang bersama-sama teman senasib sepenanggungan di perantauan, senangnya terasa lebih. Cuma sekarang, berhubung sejak 2008 saya masih terjebak di Denpasar, maka masa-masa itu ndak bisa saya nikmati secara langsung.
Continue reading ‘Mudik: Senang dan Sedih’
September 2nd, 2010 by Agung Pushandaka
Akhirnya, kemarin (1/9) SBY menyampaikan pidatonya mengenai hubungan RI-malaysia yang kembali menghangat karena sengketa perbatasan. Sejujurnya saya kecewa dengan pidatonya, karena cuma mengulang-ulang cerita yang sudah sering saya baca di koran belakangan ini. Instruksi darinya pun cuma berputar-putar di tempat yang sama, seperti penyelesaian secara diplomatis, mendorong malaysia untuk segera berunding, dsb., yang selalu disampaikan setiap malaysia berulah. SBY menolak untuk melakukan cara-cara keras apalagi menyatakan perang. Okelah, saya pribadi pun berharap sebisa mungkin jangan perang. Tapi jangan lagi kejadian yang sama terjadi berkali-kali.
Continue reading ‘Ya Sudahlah, SBY..’
September 1st, 2010 by Agung Pushandaka
Belakangan ini orang-orang lagi heboh dengan rencana pembangunan gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Senayan, Jakarta. Untuk saya pribadi — dari yang saya lihat di tivi — gedung itu menakjubkan banget. Bentuknya pun blum pernah saya lihat di kota-kota lain, bahkan mungkin di negara lain. Konon, bangunan ini akan menyediakan ruang kerja yang lebih baik kepada anggota parlemen kita dibandingkan dengan gedung lama. Untuk anggota parlemen yang punya fungsi dan tugas yang banyak dan berat, saya sih ndak mempermasalahkan gedung baru untuk para anggota DPR. Bahkan saya mendukung pembangunan gedung baru ini.
Continue reading ‘Kerennya Bakal Gedung Baru DPR!’
August 30th, 2010 by Agung Pushandaka
Tulisan ini cuma berdasarkan logika saja. Ndak ada aturan hukum yang menjadi dasar tulisan ini. Murni cuma pemikiran saya saja yang terinspirasi dari beberapa artikel berita di internet, yang tentu saja bisa salah;
1. Saat anda sedang berjalan santai di sebuah tempat umum, tiba-tiba seseorang mengklaim bahwa hp yang ada di saku anda adalah miliknya. Menyikapi hal itu, anda akan meminta orang itu untuk membuktikan bahwa hp di saku anda adalah miliknya. Selama orang itu blum bisa membuktikan sebaliknya, maka hp itu tetap penuh menjadi milik anda. Begitu juga seharusnya sengketa batas wilayah RI – malaysia. Saat Indonesia memerdekakan dirinya, negara ini sudah mempunyai batas-batasĀ wilayahnya, baik di laut dan darat, yang merupakan peninggalan pemerintahan kolonial Belanda. Beberapa tahun kemudian, setelah malaysia mendapat hadiah kemerdekaan dari Inggris, mereka mengklaim bahwa batas wilayahnya berada di wilayah Indonesia. Maka seharusnya malaysia membuktikan bahwa klaimnya adalah benar. Selama malaysia blum bisa membuktikan itu, ndak ada grey area. Sebab batas wilayah versi Indonesialah yang berlaku.
Continue reading ‘RI – malaysia Dalam Logika’