Archive for the 'Kotaku' Category

Jangan Datang ke Jakarta

Siang itu, saya berjalan agak tergesa di atas jembatan penyeberangan orang Semanggi. Suasana jembatan agak sepi karena mungkin banyak orang yang menghindari aktifitas di luar ruangan selama bulan puasa ini. Saat sedang bergegas mengejar waktu, saya disapa seorang pemuda berpenampilan sederhana, dengan tas punggung menempel erat di badannya. Suaranya memanggil pelan.

Saya harus mendekatkan telinga saya untuk bisa mendengar ucapannya. Kurang lebih dia berkata, “Bang, tolong saya. Saya lapar, sudah 2 hari belum makan. Mau pulang ke kampung (di luar Jawa) tapi tidak punya uang”

Saya hentikan langkah. Continue reading ‘Jangan Datang ke Jakarta’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Taksi Maunya Apa?

Hari ini (22/3) Jakarta bergejolak lagi. Aksi demonstrasi dan mogok kerja dilakukan para sopir perusahaan taksi. Mereka melakukan aksi blokade jalan, sweeping sopir taksi lain yang masih beroperasi, bahkan sampai mengusir para penumpang dan melakukan perusakan terhadap armada taksi yang menolak ikut serta aksi mereka.

Mereka melakukan aksi hari ini dilatarbelakangi oleh beroperasinya Uber dan Grab dengan berbagai alasan. Ada sebagian mereka yang bilang, Uber dan Grab adalah perusahaan taksi liar karena berplat hitam. Ada juga yang bilang, kehadiran mereka menghambat rejeki sopir taksi konvensional. Ada juga yang meminta, aplikasi online di bidang usaha transportasi umum harus ditutup.

Sebenarnya, apa sih yang mereka permasalahkan?
Continue reading ‘Taksi Maunya Apa?’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Saya Ndak Akan Dukung Ahok!

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta baru akan dilaksanakan pada tahun 2017. Masyarakat Jakarta sudah mulai dihebohkan dengan manuver pihak-pihak tertentu yang disebut-sebut akan menjadi kandidat calon gubernur Jakarta. Begitu juga Ahok, gubernur Jakarta sekarang. Dia sudah menyatakan diri akan maju kembali menjadi calon gubernur melalui jalur independen. Ya, silakan saja.

Jujur, saya ndak akan mendukung Ahok menjadi gubernur Jakarta selanjutnya. Saya harus fair menilainya. Dia janji Jakarta akan bebas macet, mana? Jakarta masih macet. Bahkan di hari-hari tertentu, warga Jakarta seperti memarkirkan mobilnya di tengah jalan. Jakarta bebas banjir? Di beberapa titik masih ada banjir. Okelah, banjir itu cepat surut, tapi tetap banjir, kan? Jadi buat apa saya mendukung Ahok yang jelas blum bisa membuktikan janjinya? Continue reading ‘Saya Ndak Akan Dukung Ahok!’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Kami Tak Pernah Takut

Setelah lama beristirahat, aksi terorisme kembali mengguncang Jakarta. Kalau dulu menyerang gereja, hotel, kedutaan besar negara lain dan bandara internasional Soekarno-Hatta, kali ini menyerang pusat perbelanjaan tertua di Indonesia, Sarinah. Untunglah rencana itu meleset, serangan yang tadinya ditujukan ke Sarinah, meleset karena keberanian seorang satpam yang menggiring salah satu pelaku ke pos polisi terdekat karena dianggap mencurigakan. Bum! Meledaklah bom di pos polisi. Blum cukup membunuh dengan bom, pelaku lainnya mengeluarkan senjata dan menembakkan pelurunya ke arah polisi dan warga sipil. Korban tewas dari golongan sipil berjumlah 2 orang. Suasana di sekitar lokasi cukup menegangkan, tapi Jakarta tidak pernah (benar-benar) takut. Continue reading ‘Kami Tak Pernah Takut’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2016 Agung Pushandaka

Kalau Go-Jek Dilarang…

Masih tentang angkutan umum di Jakarta. Kalau kemarin heboh tentang kualitas bus Metromini dan Kopaja yang menyebabkan tewasnya nyawa manusia, kini hebohnya pindah ke topik angkutan umum berbasis online yang sempat dilarang oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, tapi kemudian larangan itu dicabut. Kalau sekilas saya baca beritanya, angkutan umum berbasis online seperti Go-Jek dilarang karena sepeda motor ndak memenuhi syarat sebagai kendaran umum. Sementara larangan untuk Uber dengan alasan bahwa Uber blum memiliki izin usaha transportasi publik, sehingga ndak berhak untuk beroperasi sebagai taxi.

Saya bingung… Continue reading ‘Kalau Go-Jek Dilarang…’

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2015 Agung Pushandaka