Archive for the 'Film' Category

Tanah Air Beta??

Setelah sekian lama menolak untuk menonton film Indonesia di bioskop, kemarin saya dengan tulus dan suka cita pergi ke Empire XXI Jogja bersama Rini, pacar saya, untuk menonton film Tanah Air Beta. Sejak saya tonton Kick! Andy yang membicarakan tentang film ini, saya merasa film ini akan lebih meng-Indonesia. Iya, saya selalu merasa film-film Indonesia sebelumnya blum bisa melepaskan diri dari bau/aroma Hollywood. Baik itu dari jalan ceritanya, gaya percintaannya, dialognya, dsb., masih bercita rasa Hollywood. Nah, daripada saya menonton film yang berbau Hollywood, lebih baik saya menonton film bikinan Hollywood sekalian. Hehe..

Film-Film Terlarang

Akhirnya, film Menculik Miyabi selesai dibuat dan sekarang sedang beredar di bioskop-bioskop tanah air. Seperti sebelumnya, pro dan kontra pun muncul mengiringi film ini. Saya sih ndak tertarik untuk menilai film ini, lagi pula saya sudah ndak tertarik sejak awal beredarnya gosip tentang film ini. Tapi saya lebih tertarik untuk mengamati kebiasaan masyarakat kita untuk meributkan sebuah film. Dalam perjalanan negeri ini, sudah banyak film yang malah menimbulkan kontroversi, bahkan sampai ada yang dicekal. Banyak alasan yang dipakai oleh masyarakat atau lembaga sensor untuk menolak beredarnya sebuah film. Mulai dari masalah budaya, sejarah, agama, bahkan sampai masalah moral. Padahal, sebuah film ndak seharusnya dinilai seserius itu. Blue film tentu sebuah pengecualian. Hehe..

Lupakan Miyabi, Sambut Julia!

Masih mendengar perdebatan tentang kedatangan Miyabi, si bintang porno dari negeri sakura, di tivi dan media lain? Memang susah banget menghindari sensasi murahan semacam itu di negeri kita. Sudah semakin banyak orang yang pengen populer secara instan dan serba kilat, sampai-sampai mengandalkan hal-hal seperti ini untuk mengangkat popularitasnya. Tapi sudahlah, itu toh hak setiap orang untuk menjadi populer dengan cara apa pun selama ndak melanggar hukum yang berlaku. Iya, kan?

Menculik Miyabi, Seni atau Sensasi?

Sebenarnya, gosip tentang kedatangan Maria Ozawa, alias Miyabi, ke Indonesia sudah saya dengar sejak seminggu lalu. Tapi, waktu saya baca beritanya di The Jakarta Post edisi Sabtu, 19 September kemarin, saya terkejut juga. Ini serius? Soalnya saya kira itu cuma mimpinya siapa tuh, Raditya Dika ya, yang blognya diangkat menjadi sebuah film. Tapi kalau ini memang serius, yang jadi pertanyaan saya kemudian, apa film ini memang sebuah ekspresi seni atau cuma sekedar sensasi untuk popularitas saja?