About

Tentang Blog Pushandaka

Ah, sebenarnya ndak banyak yang bisa saya bilang untuk blog baru saya ini. Benar-benar ndak ada yang spesial di sini. Malah, mungkin blog saya ini ndak ada bedanya dengan blog lain yang pernah anda baca, atau mungkin ndak lebih baik dari blog lain.

Blog ini pertama kali terbit, blum lama-lama banget, yaitu pada tanggal 3 Maret 2009 yang lalu. Terbit di tanggal itu bukan sebuah kebetulan kok, tapi memang saya sengaja karena ada niatnya. Hehe! Untuk tau apa alasan saya menerbitkan blog ini di tanggal itu, silahkan baca sendiri tulisan pertama saya. Satu hal yang pasti, blog ini terbit untuk mengakomodasi isi pikiran saya yang harus dikeluarkan secara rutin, supaya otak saya ndak penuh dan kemudian meletus di dalam tengkorak saya.

Blog ini saya buka supaya bisa dibaca orang. Maka saya akan sedikit membatasi cara penulisan isi pikiran saya. Maksud saya, sebisa mungkin saya ndak menyakiti perasaan orang karena tulisan saya. Saya ndak akan mencaci, apalagi menyumpahserapahi orang atau pihak lain. Yah, sekalian belajar gimana sih menyampaikan isi pikiran secara elegan. Jadi, kalo misalnya saya pengen mengkritik orang lain, kritik saya bisa diterima tanpa sakit hati.

Motto Habis Baca Terbitlah Nulis saya pilih untuk blog ini karena saya pernah diberi tau orang bahwa semakin baik kemampuan menulis kita artinya semakin baik juga kemampuan membaca kita. Membaca di sini maksudnya ndak cuma mengeja tulisan dan mengerti isinya, tapi meluas menjadi memperhatikan, mengamati, dan mungkin meneliti. Semua itu kan membaca juga, yaitu membaca situasi, keadaan, atau kejadian. Iya kan?

Satu hal yang paling penting untuk anda ketahui. Blog saya adalah saya. Jadi, jangan berharap blog ini bisa memenuhi semua keinginan anda. Kalau anda ndak suka, saya ndak akan maksa anda untuk tetap baca blog saya. Tapi kalau anda tetap pengen baca, terima blog ini apa adanya. Hihi!

Tentang Saya

Nama saya Agung Pushandaka. Sama seperti blog ini, saya bukan orang yang istimewa, atau mungkin belum istimewa. Saya cuma cowok biasa, dengan langkah yang ndak luar biasa, tapi dikelilingi oleh orang-orang yang sangat istimewa untuk saya.

Saya dibesarkan dengan banyak adat, budaya, agama, bahkan tingkat sosial dan ekonomi. Ini serius! Saya tumbuh di tengah-tengah budaya Bali dan Jawa yang saya pelajari dari kedua orang tua saya. Saya berbuat didasari oleh banyak ajaran agama. Makanya, saya ndak pernah fanatik dengan satu ajaran agama saja. Sayangnya, saya harus memilih satu agama untuk dicantumkan di KTP.

Saya juga dididik oleh tingkat ekonomi yang berbeda. Kebetulan, saya lahir di tengah keluarga yang berkecukupan. Tapi, saya juga belajar bagaimana rasanya hidup kekurangan, bahkan berlebihan. Iya, no kidding! Itulah kenapa saya ndak pernah memandang orang dari status sosial dan ekonominya. Kecuali kalau orang itu yang kebangetan terhadap saya. Hihi!

Sampai umur saya sekarang, saya blum punya pekerjaan tetap. Selama ini cuma magang di berbagai tempat. Walopun banyak orang yang bilang jadi PNS itu ndak enak, saya kok masih berniat untuk melamar ke departemen pemerintahan yang saya suka ya..

Saya juga bukan tipe orang yang senang bergaul. Kalo di blog saya kelihatannya seperti orang yang hobi ngomong, di kenyataannya ndak seperti itu. Saya ini pemilih banget untuk bisa ngobrol dengan orang lain. Di kampus dulu, saya termasuk mahasiswa yang ndak banyak teman, tapi banyak pacar. Hehe! Saya bukan tipe orang yang banyak teman. Teman saya sedikit, tapi menurut saya mereka berkualitas.

Kalau di luar blog, saya lebih memilih untuk “membaca” dan kemudian saya tulis di sini. Menimbang pesan nenek saya yang bilang, “Ndak semua kejadian yang kamu alami perlu dikomentari atau ditanggapi. Kadang-kadang, diam adalah reaksi terbaik untuk menyikapi suatu hal”, maka cuma hal-hal yang saya anggap penting yang akan saya tulis di blog ini.

Ah, cukuplah. Terlalu banyak omong tentang diri sendiri ntar dikiranya sombong dan suka pamer. Ntar juga anda tau saya seperti apa, dengan membaca blog saya. Kalo anda tetap ndak mengenal saya dari tulisan blog ini, ada 2 kemungkinan. Pertama, reading skill anda yang ndak bagus, atau kedua, tulisan saya yang blum bisa menunjukkan seperti apa karakter saya. Hehe!

Terima kasih..

Agung Pushandaka.

* Blog ini saya dedikasikan untuk Rini Utami, yang selalu menyemangati, mengoreksi, dan mensponsori niat saya untuk bikin blog. Terima kasih dan cinta sebesar-besarnya untuk Rini..