Saya Dukung Macan

1 menit waktu baca

Kompetisi sepakbola nasional yang bernama Liga 1 baru saja dimulai akhir pekan kemarin (15/4), dengan partai pembuka Persib v. Arema yang berakhir seri 0-0.

Saya yang lahir dan tumbuh di Denpasar, telah sejak lama mengikuti kompetisi sepakbola nasional, terutama sejak berdirinya klub sepakbola Gelora Dewata. Sejak itu saya menjadi penonton setia klub berkostum merah itu.

Tapi sekarang, saya bukan penonton setia Gelora Dewata lagi. Apalagi sejak klub itu tidak eksis lagi di kancah sepakbola nasional.

Sekarang saya telah menjadi warga Jakarta. Maka secara moral saya memilih untuk mendukung Macan Kemayoran, Persija.

Sebenarnya di Jakarta tidak hanya ada Persija. Setelah lahirnya Persija tahun 1928, Jakarta per wilayah memiliki klubnya masing-masing, seperti Persitara Jakarta Utara, yang masih eksis, Persija Barat dan Persija Selatan yang tinggal sejarah.

Klub lainnya Persija Timur, sekarang telah berubah menjadi Sriwijaya FC Palembang.

Persija sendiri sebenarnya mewakili Jakarta Pusat saja. Home base Persija sebenarnya ada di lapangan Ikada. Tapi karena akan dibangun Monumen Nasional oleh Presiden Sukarno saat itu, maka Persija pindah ke stadion Menteng yang telah berubah menjadi Taman Menteng.

Sekarang, Persija belum memiliki home base di kotanya sendiri, sehingga memilih stadion Patriot Bekasi. Banyak pandangan sinis dan cibiran mengenai kondisi Persija sekarang.

Sentimen anti Persija sebenarnya telah ada di wilayah Jakarta sendiri. North Jak Mania adalah “musuh abadi” The Jakmania dalam rivalitas klub sekota. Saat Persija kalah, komentar sinis seringkali muncul dari warga Jakarta lainnya, “Biarlah Persija kalah, kan yang main cuma Jakarta Pusat”

Mengingat kondisi itu, ditambah dengan citra The Jakmania yang masih beberapa kali rusuh dan berseteru dengan suporter klub lain, saya memutuskan mendukung Persija tanpa terikat sebagai anggota kelompok suporter apapun, termasuk The Jakmania.

Semoga Persija sejak saat ini akan menjadi klub sepakbola yang lebih profesional dan berprestasi lagi, seperti yang mereka raih tahun 2001, menjadi juara kasta tertinggi liga kompetisi nasional.

#GuePersija

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2017 Agung Pushandaka

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *