Saya Siap Ahok Kalah

1 menit waktu baca

Hari pemilihan semakin dekat. Semua proses kampanye telah dilaksanakan. Masa tenang pilkada segera berlaku.

Saya sendiri, masih mantap dengan pilihan calon gubernur dan calon wakil gubernur. Saya akan mencoblos pasangan Ahok dan Djarot.

Saya optimis mereka menang. Tapi saya juga siap andai mereka kalah.

Saya tidak punya alasan apapun untuk menolak hasil pilkada kalau ternyata Ahok kalah. Sebab Ahok sendiri pun tidak pernah menunjukkan sikap tidak siap kalah.

Sekadar mengingatkan, salah satu pernyataan Ahok bahwa dia siap kalah justru diucapkan saat dia di Kepulauan Seribu. Ucapan yang sekarang malah jadi kasus dugaan penistaan agama.

Lagipula banyak cara untuk mengalahkan Ahok.

Sebaliknya hanya ada satu cara untuk memenangkan Ahok, yaitu sebagian besar pemilih mencoblos gambarnya di kertas suara.

Kalau Ahok kalah, maka memang Ahok tidak diinginkan sebagian besar warga Jakarta untuk menjadi gubernur.

Bukankah suara rakyat adalah suara Tuhan? Maka saya tidak akan membantah kehendak Tuhan.

Saya juga siap Ahok kalah karena saya yakin, ada banyak posisi lain di negeri ini yang layak untuk Ahok.

Mungkin menteri?

Atau wakil presiden?

Bisa jadi.

Kalau Ahok kalah, saya akan menerima siapa pun gubernur Jakarta nantinya.

Kalau Agus yang menang, saya yakin dia akan berusaha mengembalikan nama baik pepo. Tidaklah mungkin dia memperburuk pandangan rakyat Indonesia terhadap pepo karena kinerja buruknya selama 10 tahun menjadi presiden.

Walaupun Agus sepertinya tidak akan pernah tau apa yang akan dia lakukan kalau menjadi gubernur.

Sementara Anies tidak akan mau semakin mempermalukan namanya sendiri setelah dipecat presiden Jokowi dengan melakukan hal-hal buruk sebagai gubernur Jakarta. Dia akan berusaha menunjukkan kapasitasnya.

Sekalipun komitmen Anies patut dipertanyakan setelah dia sepakat berkoalisi dengan pihak-pihak yang dia hujat saat pilpres 2014 lalu.

Ah, apalah arti komitmen.

Saya yakin keduanya tidak akan berulah kalau menjadi gubernur, kecuali mereka berdua memang tidak tau malu.

Kalau pun mereka berdua ternyata tidak lebih baik daripada Ahok, saya anggap ini adalah cobaan berat dari Tuhan bagi saya dan warga Jakarta selama 5 tahun ke depan.

Semua pasti akan indah pada waktunya, bukan?

Jadi, tidak ada lagi alasan bagi saya untuk takut kalau Ahok kalah.

Maka, tanggal 15 Februari 2017 nanti, saya akan datang ke TPS, memastikan pilihan saya, dan selanjutnya menyerahkan hasilnya kepada Tuhan.

Sampai bertemu di TPS.

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2017 Agung Pushandaka

Related Post

1 thought on “Saya Siap Ahok Kalah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *