Seseorang di Kamar

Beberapa hari lalu, saya bertukar cerita dengan saudara I Made Wira melalui akun twitter. Bukan tentang hal yang serius, walaupun bukan hal yang santai juga. Cerita dimulai dari pengalaman Bli Wira sekeluarga yang merasakan kehadiran “orang” lain di halaman rumah mereka, yang cuma bisa dilihat Nindi, putrinya. Kebetulan, saya juga pernah mengalami kejadian mirip seperti itu. Berikut kisahnya.

Waktu itu, siang hari, saya sedang santai menonton tivi di ruang tengah lantai 2 rumah orang tua saya. Ndak beberapa lama datanglah adik terkecil, panggilannya Ugek, menyusul ke lantai atas setelah tidur siangnya. “Mas, ugek mau main bola” ujarnya dengan bahasa balita yang susah gampang untuk dimengerti. Saat itu, Ugek baru berumur (kurang lebih) 2 tahun.

Tanpa menunggu ijin dari saya, karena dia sudah tau di mana letak bola-bola kecil yang dia mau berada, dia segera masuk ke kamar Ajeng Dyah, adik saya juga, tapi sudah lama kosong karena ditinggal kuliah ke Jogja. Anehnya, baru beberapa detik masuk kamar, Ugek lari keluar kamar dengan tergopoh-gopoh dan raut muka takut juga kaget. Dia segera menubruk saya yang lagi tiduran di sofa dan memeluk saya. “Ada apa?” tanya saya.

“Ada orang” jawab Ugek. Padahal sedari tadi saya nonton tivi, ndak ada yang masuk ke kamar itu. Penasaran, saya pun menggendong Ugek menuju kamar. Ndak ada orang seperti yang dibilang Ugek. “Mana?” tanya saya lagi. “Itu!” cetusnya sambil menunjuk ke pojokan kamar di dekat keranjang berisi bola-bola yang Ugek cari tadi. Jujur, nyali saya jadi agak ciut. Tapi saya berusaha tenang dan membesarkan hati Ugek. Saya turunkan Ugek dari pelukan dan bilang, “Ndak apa-apa, sana ambil bolanya” saya menunggu di dekat pintu kamar.

Ugek lalu melangkah maju dengan tatapan tetap ke arah pojok. Saat mengambil bola di keranjang dengan setengah jongkok, kepalanya mendongak ke atas seperti melihat sesuatu. Dari sudut dongakan kepalanya, saya merasa “orang” yang dilihat ugek memiliki perawakan tinggi. Mungkin Ugek lagi memperhatikan wajah orang itu. Setelah mengambil beberapa bola Ugek kembali ke pelukan saya.

Saat akan beranjak pergi meninggalkan kamar, tiba-tiba Ugek tersenyum ke arah pojokan kamar dan melambaikan tangannya. “Dadagh…” ujarnya. Ya sudahlah, pikir saya. Cuma Ugek yang tau apa yang dia lihat.

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2012 Agung Pushandaka

13 Responses to “Seseorang di Kamar”


  1. Cahya

    Kadang memang ada yang seperti itu, susah mengatakannya karena bukan kita langsung yang mengalaminya.

  2. indobrad

    wohohoho serem juga tuh. untungnya di rumah saya gak ada yg bisa ngeliat sih. kalo ada yg bisa liat mungkin jadi gak tenang di rumah ya :(

  3. obat sakit darah tinggi

    wih…sereem…

  4. @zizydmk

    Hayahhh baca siang hari aja saya takut, apalagi klo malam ya.
    Terus gimana bli, gak diusir si “orang” itu? Di rumah kami di Medan juga ada tapi gak masuk rumah sih… di luar2 aja mereka, di pohon gitu.

  5. pande juliana

    wahh ceritanya seru,, awalnya saya kira cerita yang kurang menarik, tapi terus saya baca malah jadi hal yang menarik,,
    Memang dunia lain itu selalu ada.

  6. imadewira

    Buset, baca ini saya benar-benar merinding. Entahlah, percaya atau tidak.

    Apalagi yang saya alami itu sekitar jam 2 dini hari. Dan sekitar jam 3 ketika putri saya masih melihat sosok itu. Walaupun saya tetap tenang, tapi tetap ngeri :D

  7. AFRI

    yahhh.. mana ane baca ini malem-malem.. nakutin aja bli!

  8. vi3

    anak kecil biasanya peka ngeliat yang gitu2.. untung aja vi3 ga peka jadi ga perlu ketakutan.. :)

  9. Yanuar

    ha.ha.ha..
    anakku malah tak tunjukin disana apa.. disini apa.
    doi cuman respon hiii tatutt… :D

  10. a!

    hihihi. aku ikutan merinding pas baca. ini persis pengalaman pas aku di lombok januari lalu. kerasa bener ada orang lain di kasur sebelahku yang kosong.

    sptnya seru juga kalo diceritain di blog. hehehe..

  11. sigilahoror

    wah… saya juga pernah bli.. waktu itu lagi nganterin ibu sembahyang di pura dekat sungai terus adik saya ngelihat ada 2 anak mandi disungai …”ada anak mandi” sambil lambai tangan ke sungai, padahal nggak ada orang mandi disana… ngeri juga. Untungnya dirumah sih nggak pernah ngelihat, tapi ada kok..

  12. pututik

    mungkin ugek akan mewarisi kepandaian untuk melihat mahkluk gaib

  13. putri astiti

    dan nampaknya……
    hari ini…..
    aku tidak akan tidur di kamar jaga di RS.
    *glek*