Perempuan, Hari Ini..

Ada tiga gambaran berbeda yang saya dapati hari ini tentang perempuan Indonesia. Bukan bermaksud untuk menyamaratakan semua perempuan negeri ini adalah seperti apa yang akan saya gambarkan. Tapi saya cuma pengen berbagi tentang citra perempuan yang saya dapati hari ini. Iya, cuma hari ini, Sabtu (20/11). Tentu saja sempit dan dangkal banget kalau kemudian anda menganggap saya menilai keseluruhan kaum perempuan negeri ini cuma dari kejadian hari ini.

Pertama, image perempuan-perempuan tangguh negeri ini yang bekerja merantau sampai negeri di timur tengah sana. Cukup banyak yang mendapat pengalaman dan penghasilan yang baik di negeri orang, tapi ndak sedikit juga yang harus mengalami hal yang jauh lebih buruk dibandingkan apa yang mereka alami di negeri sendiri. Kemakmuran ndak mampu diraih, yang ada cuma siksaan lahir dan bathin.

Kedua, komentar seorang perempuan pintar, yang menjadi wakil rakyat, yang kebetulan melihat kegaduhan TKW di Dubai karena penerbangan ke Jakarta dibatalkan. Kegaduhan terjadi karena mereka bingung harus melakukan apa, disebabkan oleh keterbatasan Bahasa Inggris. Wakil rakyat yang melihat rakyatnya kebingungan seperti itu bukannya membantu atau sekedar berusaha menenangkan, tapi malah ngomel, “Bikin malu negara saja!”

Ketiga, kelakuan perempuan muda yang penuh semangat di sekitar rumah Ibu saya. Di sebuah warung di depan gang biasanya ramai dengan anak muda yang duduk-duduk menghabiskan waktu dengan obrolan dan diskusi yang ndak jelas, semakin bertambah ramai waktu dua orang perempuan menghampiri warung itu dengan muka marah dan sumpah serapah. Dari apa yang saya lihat dan dengar, kemarahan perempuan itu dipicu oleh celetukan perempuan lain yang nongkrong di warung itu. “Huuuu.., sund*l” celetuk perempuan di warung kepada dua perempuan itu saat mereka melintas di depan warung.

Maka, terjadilah kericuhan karena perempuan-perempuan muda itu berusaha menyerang lawannya sekaligus membela diri sendiri. Sampai akhirnya salah satu perempuan mulai melancarkan serangan fisik terhadap lawannya. Pukulan, jambakan, dorongan dan lemparan sandal (tanpa mengurangi sumpah serapah) pun menjadi tontonan orang-orang yang melintas.

Tulisan ini cuma pengen bercerita. Ndak ada maksud apa-apa kecuali berbagi. Mohon maaf kalau ada yang ndak berkenan.

Digiprove sealThis article has been Digiproved © 2010 Agung Pushandaka

15 Responses to “Perempuan, Hari Ini..”


  1. aldy

    Hehehee…

    Perempuan-perempuan itu memang tangguh bli, makanya mereka bisa berkata dan berbuat seperti itu :(

    tomi Reply:

    @aldy, : mgkn tangguhnya pake tanda kutip ya pak aldy :D

    Aldy Reply:

    @tomi, Hahaha…iya mas, kelupaan…

  2. pendarbintang

    *tercengang*

    Ini mungkin hanya suatu kebetulan ya Bli, karena tidak semua perempuan masa kini seperti ini.

    Karena ibu kami sudah mengajarkan tata krama dan bagaimana menyampaikan pendapat dengan baik…

    Mungkin juga, ini sebagian kecil dari perempuan yang perlu di bantu untuk lebih cerdas dalam menyampaikan pendapat biar nggak main hantam begitu, karena perempuan padadasarnya perasaannya sangat halus…

    hanya opini dari seorang perempuan yang mendambah kehidupan damai :)

    salam hangat-hangat kuku!

    Aldy Reply:

    @pendarbintang, Tentu tidak semua perempuan. Masih sangat banyak perempuan yang baik dan santun. Hanya ingat pepatah “karena nila setitik, rusak susu sebelanga”

  3. fb

    Selamatkan perempuan Indonesia.. Jangan sampai perempuan kita tidak dihargai lagi.

  4. aming

    perempuan merupakan mahluk mulia,
    jadi jgn semena-mena terhadapnya…
    tanpa perempuan apalah jadinya laki-laki…

  5. Premierleague

    Hehe…
    Semakin gak ada bedanya perempuan dan laki-laki, untuk sebagian orang…batasan2 itu tidak ada lagi :-D

  6. blognews

    hihihi.. jaman sudah berubah mas.. seperti ramalan jayabaya.. jaman saiki jaman edann :D

  7. zee

    Pada dasarnya kan manusia memang lebih kuat dari pria. Mungkin secara fisik sekilas terlihat pria lebih kuat, tapi perempuan sebenarnya lebih kuat menerima rasa sakit dibanding pria. Jiwanya juga lebih kuat bila disakiti.

    Jadi dgn kejadian di atas itu, itulah gambaran perempuan Indonesia pd khususnya. Perempuan Indonesia tangguh tp juga keras, sehingga seringkali keras-nya itu bikin pria memandangnya sebelah mata.

    Tp khusus untuk perempuan wakil rakyat yg sok berpendidikan itu, memang tak tahu diri.

  8. imadewira

    no komen :-)

  9. Cahya

    Ha ha…, jadi ingat kasus twitter-nya Mario Teguh dulu. Wanita jadi begitu siapa yang keliru? Adakah zaman memang menggerus jalur kehidupan para wanita sehingga ada yang hidup seperti gambaran di atas, entahlah…

  10. adin

    hehehe…itu perempuan yang kebanyakan bergaul sama cowok mungkin, ato hidup di dunia yang keras, ato emang udah jamannya emansisapi :D

  11. Tagline Baru : Mari Membaca Mari Menulis | imadewira.com

    […] Tagline “mari membaca mari menulis” juga mirip dengan tagline seorang kawan saya Pushandaka yaitu “Habis Baca Terbitlah Nulis”. Saya memang terinspirasi oleh dua hal […]

  12. yunaelis

    hmm., sy bukan wanita seperti itu kok, sungguh.. :) #maksudlo