Ngalor-Ngidul, Kangin-Kauh

Waks! Ternyata.., blog ini sudah saya telantarkan lebih dari sepekan. Sumpah, hal itu bukan karena saya masih larut dalam euforia kemenangan Inter di final UCL kemarin. Tapi murni karena saya blum sukses sepenuhnya mengatur waktu saya di rumah dengan di kantor. Saya ternyata blum mengenali dengan baik sistem kerja di kantor baru, yang sistemnya memang agak berantakan dan perlu ditata kembali.

Nah, setelah sekian lama “istirahat di tempat”, sekarang saya malah bingung mau menulis tentang apa. Banyak hal yang saya lewatkan. Apalagi belakangan saya jadi jarang baca koran, nonton tivi, apalagi internetan. Nyaris ndak pernah malah. Maka, daripada ngobrol serius, bagaimana kalau tulisan pertama setelah “liburan” ini saya isi dengan tulisan ngalor-ngidul atau obrolan kangin-kauh?

Sebenarnya sepekan ini ndak ada hal istimewa yang terjadi. Kalau di sepakbola, paling-paling cuma kepindahan Jose Mourinho ke Real Madrid. Piala dunia sepakbola, jujur saja menurut saya, ndak seheboh piala dunia terdahulu gaungnya. Kayanya, tuan rumah kali ini gagal mempromosikan hajatannya dengan maksimal. Jaman dulu, berbulan-bulan sebelum kick-off, theme song piala dunia biasanya sudah jadi hit. Sekarang, Wavin’ Flag ndak banyak  diputar di radio atau di tivi. Apalagi, piala dunia kali ini dibayangi dengan keamanan di Afrika Selatan yang masih blum bisa melepaskan dirinya dari konflik antara kulit putih dan kulit hitam.

Ngomong-ngomong tentang konflik, sekarang lagi heboh tentang serangan tentara Israel terhadap tim kemanusiaan yang melintas di jalur konflik. Seperti biasa, banyak hujatan ditujukan kepada Israel. Ndak cuma di Indonesia, di negara-negara Eropa juga banyak terjadi aksi demonstrasi menentang agresi Israel. Well, saya juga prihatin banget dengan kejadian ini dan mengutuk tindakan Israel.

Tapi dari kejadian ini, saya semakin percaya kalau kehidupan ini memang bak roda yang berputar. Dulu, bangsa Yahudi dihina, dikejar, disiksa bahkan dibunuh tanpa prikemanusiaan. Mulai dari jaman Romawi, Mesir, Nazi dan kemudian  oleh negara-negara Arab, orang Yahudi diperlakukan bak binatang. Sekarang, roda telah berputar. Bangsa Yahudi berada di atas dan ndak sudi lagi diinjak-injak. Nah, yang ketiban sialnya adalah Palestina. Mereka harus menanggung dosa orang-orang yang dulu telah membunuh orang-orang Yahudi. Semoga Indonesia, Palestina dan seluruh bangsa di dunia — tanpa kecuali — selalu dilindungi dari segala bentuk kekerasan.

Trus, apa yang terjadi di negeri ini? Ndak beda jauh di Gaza, tindak kekerasan banyak terjadi di Indonesia. Nyaris ndak ada nilai luhur pendahulu kita dulu yang tersisa di kehidupan sekarang. Apa-apa kok kayanya harus diselesaikan dengan kekerasan. Kekerasan ndak cuma dilakukan secara fisik, tapi juga mental. Tayangan tivi yang ndak mendidik, secara terus menerus mencuci otak dan mental penduduk negeri ini. Yah, kira-kira begitulah..

Bu Sri Mulyani akhirnya benar-benar hijrah ke World Bank, meninggalkan Kemenkeu. Mantan dirut Bank Mandiri, Agus Martowardojo, rela meninggalkan kursinya yang “bernilai” 166 juta rupiah demi jabatan Menkeu yang “cuma” bergaji pokok 18 juta rupiah. Semoga kerelaan itu memang benar-benar dilandasi niat membangun negeri menjadi lebih baik. Saya cuma bisa berdoa dan berharap..

Selain ditinggal Bu Sri, negeri ini juga ditinggal selamanya oleh Gesang, pencipta lagu Bengawan Solo. Saya ndak akan menulis tentang kematiannya, yang menurut saya memang seharusnya kita iklaskan saja. Tapi saya jadi tertarik melihat kehidupan seorang Gesang dan banyak pencipta lagu perjuangan yang berada di bawah nilai layak. Padahal setau saya, lagu Bengawan Solo sudah dibuat dalam berbagai bahasa di banyak belahan dunia. Okelah, mereka mungkin ndak harus kaya raya. Tapi seharusnya saat mereka sakit, ada perlakuan yang lebih layak untuk orang-orang seperti mereka.

Kebetulan tadi saya juga nonton di tivi tentang kehidupan putri tunggal Ismail Marzuki. Negara menikmati warisan yang ndak ternilai melalui lagu-lagu legendaris yang diciptakan Pak Ismail. Tapi, apa yang bisa dilakukan negara untuk Pak Ismail dan keluarganya? Mungkin memang cuma selembar kertas penghargaan yang cukup bagus untuk menghiasi tembok rumah Pak Ismail? Begitu juga ajang penghargaan musik, rasanya ndak ada yang menyempatkan untuk memberi penghargaan atau “hadiah” lain untuk para pencipta lagu perjuangan.

Ngomong-ngomong tentang hadiah, untuk ada para bapak atau ibu, tekankan lagi kepada putra-putri anda untuk ndak menerima hadiah dari orang yang ndak dikenal. Soalnya penculikan anak bukannya berkurang, malah semakin banyak terjadi. Harus ada kerja sama yang lebih baik antara orang tua, sekolah dan masyarakat. Polisi bolehlah diandalkan sekali-kali, walaupun saya merasa mereka masih sibuk sendiri mengurusi masalah internalnya. Bayangkan bagaimana nasib mereka, anak-anak kita, yang dijual ke negara lain. Semoga anak-anak Indonesia selalu dalam keadaan sehat dan selamat.

Nah, kalau dilanjutkan tulisan yang ngalor-ngidul dan kangin-kauh ini, ndak akan ada ujungnya. Jadi saya sudahi dulu sampai di sini. Silahkan, kalau mau berkomentar ngalor-ngidul atau kangin-kauh, “terpaksa” saya ijinkan kali ini, karena topik tulisannya juga ndak jelas. Hehe!

Semoga anda sehat selalu..

24 Responses to “Ngalor-Ngidul, Kangin-Kauh”


  1. budiarnaya

    Sebetulnya saya kasihan dengan blognya bligung, sudah lama banget dia tidak diraba dan disentuh, mungkin ada tugas khusus ke daerah konflik, jadi tidak bisa nulis :)
    .-= Tulisan terbaru budiarnaya di [blognya]: Penampilan =-.

  2. zee

    heheheee… masa iua topik gak jelas. ini topik cocoknya berjudul, chaos. hahahaa…

  3. Cahya

    Ini adalah review lengkap untuk seminggu…, kurang lebihnya saya akan sependapat pada isi tulisan ini kecuali untuk masalah bola, soalnya saya ndak ngerti seluk belum persepakbolaan.
    .-= Tulisan terbaru Cahya di [blognya]: Mengoptimalkan Antispam Bee dengan Akismet =-.

  4. kakve-santi

    intisari pekan ini :)

    salam hangat!
    .-= Tulisan terbaru kakve-santi di [blognya]: LIGHT =-.

  5. Hakim

    kayaknya di rapel nih bli…semua kejadian jadi satu.
    saya mau ralat sedikit, plus mau tanya, apa iya bangsa arab pernah menjajah yahudi?? kalo sepengetahuan saya bangsa arab ga pernah menjajah..mohon di kroscek lagi

    Agung Pushandaka Reply:

    Terima kasih untuk ralat dan pertanyaannya, mas. Tapi untuk hal ini, saya membacanya di wikipedia.

    Menurut wikipedia, pada tahun 1948 terjadi Perang Arab-Israel. Negara-negara Arab seperti Mesir, Suriah, Yordania, Lebanon, Irak, Maroko, Sudan, Yaman dan Arab Saudi mengirim pasukan untuk menyerang Israel. Bahkan Nasionalisme Arab menyerukan penghancuran negara Israel, tapi gagal.

    Begitulah yang saya baca. Tapi kalau anda punya informasi lain tentang perseteruan negara-negara Arab dengan Israel, silahkan menambahkannya di sini.

    Terima kasih, mas Hakim.. :)

  6. Kika

    Saya komentar apa dong hehehe… Salam hangat saja ya.
    Tapi aku save beberapa point di artikelnya hahaha…
    .-= Tulisan terbaru Kika di [blognya]: Membangun Toko Online =-.

  7. TuSuda

    Iya,kok nggak ada gaungnya Piala Dunia ya. Siapakah yang bakalan juara dunia, dari daratan Eropa, Amerika…ataukah dari negara Asia atau Afrika? Kita tunggu hasilnya nanti.
    .-= Tulisan terbaru TuSuda di [blognya]: SEMUA DUNIA SAYANG ANAK =-.

  8. delia

    wekekekekek..
    wahhh seperti mendengarkan kakek bercerita ini..
    lengkap dengan petuah2nya … mengasyikkan membacanya sampai habis….

    semoga Indonesia lebih baik lagi dan belajar dr hal2 dulu… Kalo ngomongin negeri ini memang tidak ada habis2 nya ya :(
    .-= Tulisan terbaru delia di [blognya]: Makna Gaya Puma =-.

  9. jiggow

    jangan lupain peristiwa Lapindo ;) )
    cocok juga masuk kedalam artikel mas Agung :)
    .-= Tulisan terbaru jiggow di [blognya]: Chatting denganNya =-.

  10. antokoe

    untungnya sekarang sudah dibelai lagi jadi gak jadi blog jablai…..he…he…
    keep blogging
    .-= Tulisan terbaru antokoe di [blognya]: Me-reset Kembali =-.

  11. komputer tips

    aneh2 aja nih ….:)
    .-= Tulisan terbaru komputer tips di [blognya]: Tips Facebook: Buat "Update Status Via" Versi Sendiri =-.

  12. adin

    lha artikel ini aja dipecah, kan bisa jadi banyak artikel bli,hehehe…idep-idep ini rangkumannya…

  13. djoedy

    wah penggemar bola sejati nie sama dong tos dulu ahhh kawkakwaw

  14. Gek

    Ini three minutes up date ya??
    qiqiqiqiqiqiiiii
    .-= Tulisan terbaru Gek di [blognya]: Bukan Kaktus! =-.

  15. Romailprincipe

    kalau saya lagi flu, trus posting tentang ariel dan luna..eh lumayan yang datang…

  16. iiN

    hidup bola deh.. “walau ga ngikutin” hehe.. :)
    .-= Tulisan terbaru iiN di [blognya]: APA JAWABANMU?.. =-.

  17. Didien®

    komentar saya cuma mo bilang : kenapa negara arab ga coba lagi memusnahkan Irael yah?sapa tau aja berhasil kali ini…hehehe

    salam, ^_^

    Agung Pushandaka Reply:

    Hehe, saya cuma berharap kedamaian dalam perbedaan. :)

  18. Winarto

    Damai diharapkan oleh banyak orang, demikian juga dengan perang…damai itu indah, namun kenapa ada perang?

  19. julianusginting

    hahhaa..kacau jg yakk

  20. khatulistiwa

    hmm..sama kang, blog saya juga lama tak terurus neh

  21. ahmed fikreatif

    ini namanya review sepekan dunia dalam berita
    wakakakakaka

    INTER akhirnya Treble Juga coy…
    Forza La Beneamata
    Pazza Inter Amala..

    Benitez cuy..

    hmm,,,, lanjut GAN nulis!

  22. imadewira

    ngomong2 piala dunia, mulainya kapan ya? hehehe..

    btw, di daerah nusa dua sudah banyak sekali bendera2 peserta piala dunia 2010, ukuran benderanya juga cukup besar2 :-)