Bila Tanggal 2 Mei Tiba..

2 Mei 1889 adalah hari kelahiran Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Tokoh yang masih kerabat Keraton Yogyakarta ini kemudian mengganti namanya menjadi Ki Hadjar Dewantara agar bisa bergaul langsung dengan para jelata. Kecintaannya kepada dunia pendidikan diwujudkan dengan mendirikan Perguruan Nasional Tamansiswa. Beliau meninggal di kota kelahirannya, Yogyakarta, pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormatinya, pemerintah secara resmi mengangkatnya sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia, dan hari kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional. Tapi sekarang, tanggal 2 Mei cuma mengingatkan saya dengan hal-hal yang memprihatinkan..

Setiap tanggal 2 Mei saya lebih sering teringat dengan biaya pendidikan yang mahal. Iya, saya tau di jaman sekarang ini, hampir mustahil ada hal yang murah apalagi gratis. Bahkan, keadilan dan hati nurani pun harus dibeli, apalagi pendidikan yang membutuhkan fasilitas. Tapi yang ironis, di tengah kondisi mahalnya biaya pendidikan nasional kita, masih banyak sekolah yang ndak layak pakai. Masih ada sekolah yang memiliki fasilitas yang jauh di bawah standar. Hal ini terutama banyak terjadi di daerah-daerah terpencil.

Setiap tanggal 2 Mei saya jadi terbayang lagi dengan nasib guru yang menyedihkan. Gaji yang ndak mencukupi harus mereka terima tapi harus tetap setia dengan tanggung jawab mereka untuk mencerdaskan bangsa. Beban hidup mereka harus bertambah berat lagi dengan image mereka di mata masyarakat yang semakin rendah. Jaman saya kecil dulu, seorang guru akan selalu dianggap sebagai Bapak/Ibu Guru yang terhormat bahkan di luar jam sekolah. Sementara sekarang, seorang guru cuma dianggap seperti baby sitter yang bertugas menjaga anak-anak selama jam sekolah. Di luar itu, mereka sama saja dengan pelaku profesi lainnya. Bahkan pernah saya baca, ada seorang guru yang harus memulung di luar jam sekolah.

Sekarang, setiap tanggal 2 Mei saya jadi ingat bagaimana siswa, murid, anak didik, atau apalah namanya semakin tertekan di sekolah. Desakan orang tua yang menuntut mereka menjadi anak yang pintar, ditambah dengan sistem pendidikan yang ndak menyenangkan, yang sekarang diperparah lagi dengan sistem Ujian Nasional, membuat anak-anak Indonesia seperti robot yang pergi ke sekolah cuma karena takut dimarahi orang tua, guru, dan ndak lulus ujian. Mereka pergi ke sekolah cuma karena tanggung jawab, bukan karena mereka menginginkannya. Ndak heran, perkelahian pelajar dan hal-hal di luar bayangan saya dilakukan oleh anak-anak sekolah. Mereka semakin tertekan dan akhirnya membuat emosi mereka sulit terkendali.

Semua hal buruk itu masih ditambah lagi aksi unjuk rasa yang konon dilakukan untuk mengangkat sistem pendidikan kita dari keterpurukan. Tapi yang saya lihat, demonstrasi yang dilakukan oleh golongan terpelajar malah cuma memperburuk keadaan saja. Mungkin juga para demonstran itu adalah produk dari sistem pendidikan yang buruk ini. Saya ndak tau pasti..

Tanggal 2 Mei yang seharusnya selalu mengingatkan kita kepada sosok bersahaja yang berdedikasi tinggi seperti Ki Hadjar Dewantara, sekarang malah cuma membuat saya dan mungkin anda semua cuma bisa mengelus dada. Semoga hal ini ndak berlangsung lama..

18 Responses to “Bila Tanggal 2 Mei Tiba..”


  1. Cahya

    Pendidikan mungkin mahal … bahkan makin mahal, tapi kenapa survei selalu menunjukkan kualitas pendidikan di negeri ini rendah ya? Belum lagi isu tingkat kelulusan pelajar sekarang menurun, apa ada yang salah?
    Tulisan terbaru Cahya di [blognya]: Small Fountain of Tiny Memories My ComLuv Profile

  2. budiastawa

    Hari ini memang adalah hardiknas [hari menghardik nasional] dan lambang penuntut ilmu tertinggi [mahasiswa] telah menunjukkan dan mewakili bagaimana kualitas pendidikan di negeri kita ini, di jalanan.

  3. zee

    Hmm…
    Benar juga sih, saya jadi ingat waktu sekolah dulu rasanya stress banged karena tuntutan harus nilai bagus (apalagi sekolah saya sekolah favorit pula), jadi kalau sampai jeblok kok malu ya. Even gak berhasil dapat juara besar, tapi minimal angka 8 deh, ga boleh ada 7. Huhuhu…. sedihnya kalau ingat sma dulu.

  4. budiarnaya

    semestinya segenap elemen saling membantu dan berkerja sama untuk meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri… salam kenal mas
    Tulisan terbaru budiarnaya di [blognya]: Hardiknas jangan serimonial semata My ComLuv Profile

  5. delia

    sangat disedihkan memang..
    Kualitas pendidikan kita malah semakin menurut ( personal opinions )….
    padahal kuantitasnya bukan sedikit… :( (

    Apa yang salah ?
    Tulisan terbaru delia di [blognya]: Mencoba Romantis My ComLuv Profile

  6. TuSuda

    Tantangan situasi tersulit saat ini, bagaimana konsistensi menerapkan kebijakan bersama yang bermanfaat memajukan dunia pendidikan.
    Tulisan terbaru TuSuda di [blognya]: Sembulan Sinar Purnama di Akhir Bulan April My ComLuv Profile

  7. hakim

    semoga ke depannya ada perbaikan dalam sistem pendidikan di tanah air

  8. tary sonora

    mesti kerja keras lagi sepertinya. dunia pendidikan kita sekarang sangat menyedihkan. bahkan sepertinya dunia pendidikan mulai di politisir.
    Tulisan terbaru tary sonora di [blognya]: Pagi kemenangan My ComLuv Profile

  9. jarwadi

    Selamat Hari Pendidikan Nasional.

    Salam

  10. achoey

    Yup
    Selamat Hardiknas :)

  11. firdaus

    jangan hanya diperingati saja dengan berbagai macam seremonial tapi setiap tahun harus ada peningkatan dalam kualitas dan jangakuan pendidikan di indonesia
    Tulisan terbaru firdaus di [blognya]: AWARD Pertamaku….. ^_^ My ComLuv Profile

  12. Pusat Grosir

    diindonesia pendidikan mahalnya minta ampun, jika tidak kaya tidak dapat mengenyam pendidikan. kpan bangsa ini mau maju? bila pendidikan tidak diperhatikan. uang pendidikan pun banyak yg di korup. semoga dimasa yg akan datang indonesia dapat menerapkan pendidikan murah, dengan kualitas yang terbaik…

  13. indratie

    udah lama rasanya saya gak mampir kerumah bli, hehehee

    mungkin pemerintah harus lebih bijak lagi mengkaji dan mencari solusi tentang pendidikan di negeri ini. kebijakan yang diterapkan dalam sistem kelulusan UN telah terbukti menjadi momok yang sangat ditakuti oleh para siswa, bahkan sampai ada yang nekad bunuh diri. sungguh memprihatinkan.

    semoga kelak bisa lebih baik lagi, dan pendidikan benar2 untuk rakyat kecil

  14. hanifilham

    iya, kalau gak ada guru, siapa juga yang mau ngajarin murid2. yang berat itu guru mata pelajaran UN, kalau guru lainnya sih saya rasa enjoy aja. hehe.
    Tulisan terbaru hanifilham di [blognya]: Tips Membuat Artikel Blog yang Baik My ComLuv Profile

  15. julie

    selamat hari pendidikan nasional mas agung
    *telat*
    Tulisan terbaru julie di [blognya]: suami kedua My ComLuv Profile

  16. arines

    kapan pendidikan kita bisa murah ya ???
    Tulisan terbaru arines di [blognya]: handicraft wholesale marketplace My ComLuv Profile

  17. ardanova

    @ aries udh murah kali hahahaha, dari pada jaman dulu sekarng udh mendingan ada BOS

  18. sahabat blogger

    wah..telat neh ya..ga inget lagi hari pendidikan
    Tulisan terbaru sahabat blogger di [blognya]: Outlook express: Cara setting email Gmail dan google apps My ComLuv Profile