<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Memperlakukan Anak</title>
	<atom:link href="http://pushandaka.com/2010/02/memperlakukan-anak.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pushandaka.com/2010/02/memperlakukan-anak.html</link>
	<description>Habis Baca Terbitlah Nulis</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 07:51:34 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Agung Pushandaka</title>
		<link>http://pushandaka.com/2010/02/memperlakukan-anak.html#comment-1286</link>
		<dc:creator>Agung Pushandaka</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 10:55:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pushandaka.com/?p=1347#comment-1286</guid>
		<description>Kenapa harus bingung mas? Tugas polisi itu banyak. Kalaupun banyak masalah bisa diselesaikan dengan minta maaf, polisi ndak akan kehilangan fungsinya kok. Malah akan memberatkan tugas polisi kalau banyak masalah yang seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan malah dibawa ke jalur hukum.

Jawab saja seperti itu kalau hal ini dibahas di kampus anda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa harus bingung mas? Tugas polisi itu banyak. Kalaupun banyak masalah bisa diselesaikan dengan minta maaf, polisi ndak akan kehilangan fungsinya kok. Malah akan memberatkan tugas polisi kalau banyak masalah yang seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan malah dibawa ke jalur hukum.</p>
<p>Jawab saja seperti itu kalau hal ini dibahas di kampus anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andipeace</title>
		<link>http://pushandaka.com/2010/02/memperlakukan-anak.html#comment-1284</link>
		<dc:creator>andipeace</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 12:44:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pushandaka.com/?p=1347#comment-1284</guid>
		<description>hal ini sering dibahas dalam pelajaran kewarganegaraan dikampus saya..
cukup membingungkan sebuah kata istilah :
untuk apa polisi jika masalah bisa terselesaikan dengan minta maaf..tapi dimana letak moral jiwa kemanusiaan seseorang jika etikanya sperti orang tua korban.


salam adem ayem
.-= andipeace´s last blog ..&lt;a href=&quot;http://andipeace.wordpress.com/2010/02/12/apakah-ini-sejarah-pelajar/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Apakah Ini Sejarah Pelajar&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hal ini sering dibahas dalam pelajaran kewarganegaraan dikampus saya..<br />
cukup membingungkan sebuah kata istilah :<br />
untuk apa polisi jika masalah bisa terselesaikan dengan minta maaf..tapi dimana letak moral jiwa kemanusiaan seseorang jika etikanya sperti orang tua korban.</p>
<p>salam adem ayem<br />
.-= andipeace´s last blog ..<a href="http://andipeace.wordpress.com/2010/02/12/apakah-ini-sejarah-pelajar/" rel="nofollow">Apakah Ini Sejarah Pelajar</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: imadewira</title>
		<link>http://pushandaka.com/2010/02/memperlakukan-anak.html#comment-1283</link>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 02:37:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pushandaka.com/?p=1347#comment-1283</guid>
		<description>Kakak misan saya (sebelah rumah) pernah dibakar (bagian paha) oleh temannya secara tidak sengaja (awalnya iseng). Hingga menyebabkan dia harus istirahat selama sebulan lebih dan kini ada bekas luka bakar di pahanya (sebagian besar).

Untunglah paman saya baik dan semua berlangsung damai, bahkan sudah dimaafkan sebelum temannya itu minta maaf, karena kalau tidak bisa saja temannya itu di penjara.
.-= imadewira´s last blog ..&lt;a href=&quot;http://imadewira.com/tidak-bisa-login-di-ym/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Tidak Bisa Login di YM&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kakak misan saya (sebelah rumah) pernah dibakar (bagian paha) oleh temannya secara tidak sengaja (awalnya iseng). Hingga menyebabkan dia harus istirahat selama sebulan lebih dan kini ada bekas luka bakar di pahanya (sebagian besar).</p>
<p>Untunglah paman saya baik dan semua berlangsung damai, bahkan sudah dimaafkan sebelum temannya itu minta maaf, karena kalau tidak bisa saja temannya itu di penjara.<br />
.-= imadewira´s last blog ..<a href="http://imadewira.com/tidak-bisa-login-di-ym/" rel="nofollow">Tidak Bisa Login di YM</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mamah Aline</title>
		<link>http://pushandaka.com/2010/02/memperlakukan-anak.html#comment-1282</link>
		<dc:creator>Mamah Aline</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 00:49:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pushandaka.com/?p=1347#comment-1282</guid>
		<description>pembinaan selain dari ortu juga harus dari psikolog dan lembaga terkait, sebab ada juga kasus seorang anak santun di rumah namun sudah menjurus kenakaln tinggi diluar, memang bahaya jika tidak diperhatikan sejak usia dini
.-= Mamah Aline´s last blog ..&lt;a href=&quot;http://www.nyegik.com/secangkir-kopi-dan-setangkup-cinta/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;secangkir kopi dan setangkup cinta&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pembinaan selain dari ortu juga harus dari psikolog dan lembaga terkait, sebab ada juga kasus seorang anak santun di rumah namun sudah menjurus kenakaln tinggi diluar, memang bahaya jika tidak diperhatikan sejak usia dini<br />
.-= Mamah Aline´s last blog ..<a href="http://www.nyegik.com/secangkir-kopi-dan-setangkup-cinta/" rel="nofollow">secangkir kopi dan setangkup cinta</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zee</title>
		<link>http://pushandaka.com/2010/02/memperlakukan-anak.html#comment-1281</link>
		<dc:creator>zee</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 14:06:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pushandaka.com/?p=1347#comment-1281</guid>
		<description>Sebaiknya memang pembinaan itu harusnya dari orang tua, namanya jg anak2 kan, dia akan tau itu benar atau salah bila dia sudah alami sendiri, jd kalo gak dibina dan diarahkan dgn baik, takutnya semakin sering dia melakukan yg iseng2 itu hny utk membuktikan rasa penasarannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebaiknya memang pembinaan itu harusnya dari orang tua, namanya jg anak2 kan, dia akan tau itu benar atau salah bila dia sudah alami sendiri, jd kalo gak dibina dan diarahkan dgn baik, takutnya semakin sering dia melakukan yg iseng2 itu hny utk membuktikan rasa penasarannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Cahya</title>
		<link>http://pushandaka.com/2010/02/memperlakukan-anak.html#comment-1279</link>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 09:52:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pushandaka.com/?p=1347#comment-1279</guid>
		<description>Saya pingin sebenarnya masyarakat lebih memahami satu sama lainnya.

Perasaan kita dalam sebuah masyarakat apakah begitu jauh berbeda satu sama lainnya? Termasuk juga anak-anak di dalamnya.

Apakah kita begitu sibuk sehingga lupa memperhatikan apa yang dibangun dan terasa di sekitar kita?

Sekarang zamannya super cepat, padat dan instan. Kurikulum pendidikan begitu padat dan lebih rumit dibandingkan zaman saya dulu. Ekstrakulikuler menumpuk, belum lagi dengan kelas-kelas percepatan..., hiburannya pun kini hanya sesempat siaran televisi dan game yang bisa dijangkau sambil duduk dalam keletihan.

Mungkin tidak ada lagi anak yang diajak oleh ayahnya untuk mengembala itik di persawahan. Kadang tidak ada sentuhan antara lingkungan yang menghubungkan antara generasi terdahulu dan generasi selanjutnya.

Wah..., maaf Mas Pushandaka, jadi kemana-mana nih.
.-= Cahya´s last blog ..&lt;a href=&quot;http://catatan.legawa.com/2010/02/kembali-ke-gaya-lama/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Kembali Ke Gaya Lama&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pingin sebenarnya masyarakat lebih memahami satu sama lainnya.</p>
<p>Perasaan kita dalam sebuah masyarakat apakah begitu jauh berbeda satu sama lainnya? Termasuk juga anak-anak di dalamnya.</p>
<p>Apakah kita begitu sibuk sehingga lupa memperhatikan apa yang dibangun dan terasa di sekitar kita?</p>
<p>Sekarang zamannya super cepat, padat dan instan. Kurikulum pendidikan begitu padat dan lebih rumit dibandingkan zaman saya dulu. Ekstrakulikuler menumpuk, belum lagi dengan kelas-kelas percepatan&#8230;, hiburannya pun kini hanya sesempat siaran televisi dan game yang bisa dijangkau sambil duduk dalam keletihan.</p>
<p>Mungkin tidak ada lagi anak yang diajak oleh ayahnya untuk mengembala itik di persawahan. Kadang tidak ada sentuhan antara lingkungan yang menghubungkan antara generasi terdahulu dan generasi selanjutnya.</p>
<p>Wah&#8230;, maaf Mas Pushandaka, jadi kemana-mana nih.<br />
.-= Cahya´s last blog ..<a href="http://catatan.legawa.com/2010/02/kembali-ke-gaya-lama/" rel="nofollow">Kembali Ke Gaya Lama</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

